Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Internasional, News AS Ancam Beri Sanksi Terhebat dalam Sejarah kepada Iran

AS Ancam Beri Sanksi Terhebat dalam Sejarah kepada Iran

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo saat konferensi pers Kantor Kemenlu AS, di Washington, DC, pada Jumat (11/5/2018). (AFP/Mandel Ngan)
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo saat konferensi pers Kantor Kemenlu AS, di Washington, DC, pada Jumat (11/5/2018). (AFP/Mandel Ngan)

Sketsanews.com – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat ( AS), Mike Pompeo menyatakan, Washington bakal menaikkan tekanan finansial kepada Iran.

Dilansir AFP Senin (21/5/2018), ini merupakan kebijakan luar negeri pertama yang disampaikan Pompeo sejak dia menjadi Menlu AS.

Mantan Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) itu berkata, Washington bakal menjatuhkan sanksi paling hebat sepanjang sejarah AS.

“Kami bakal menjatuhkan tekanan finansial yang belum pernah terjadi sebelumnya. Para pemimpin di Teheran itu jelas tidak akan meragukan keseriusan kami,” janji Pompeo.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump pada 8 Mei lalu mengumumkan telah menarik Negeri “Paman Sam” keluar dari perjanjian nuklir yang dibuat di 2015.

Menurut Trump, perjanjian bernama Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) itu tidak memberikan dampak signifikan.

Sebab, kesepakatan itu tidak mencantumkan isu lain seperti dugaan Iran mempunyai rudal balistik, hingga intervensi mereka di Timur Tengah.

“Kami tidak akan membiarkan rezim yang menyebut ‘Matilah Amerika’ untuk mendapatkan akses ke senjata paling mematikan di Bumi,” imbuh Trump.

Pompeo melanjutkan, sanksi itu bakal semakin pedih jika pemerintahan Hassan Rouhani tidak mengubah kebijakan yang dianggap menyengsarakan rakyat mereka.

“Mereka tidak akan lagi punya carte blanche (kebebasan) untuk mendominasi Timur Tengah,” tegas politisi asal California itu.

AS, kata Pompeo, bakal melacak setiap kegiatan bisnis yang dilakukan Iran maupun sekutunya, Hezbollah, dan kemudian menghancurkan mereka.

Pengganti Menlu Rex Tillerson itu mengancam para pengusaha Eropa untuk tidak membuat kesepakatan bisnis dengan Iran maupun Hezbollah.

jika mereka ketahuan melanggar, maka AS bakal memasukkan mereka ke dalam daftar pengawasan Washington. (wal/kompas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: