Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Politik Atribut Kampanye Marak, Bawaslau Lampung Minta Diturunkan

Atribut Kampanye Marak, Bawaslau Lampung Minta Diturunkan

Sejumlah atribut kampanye di pinggir Jalan Lintas Timur Sumatra masih terpasang.

Sketsanews.com,Lampung– Mendekati penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, 12 Februari mendatang. Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah peringatkan kepada tim sukses bakal calon gubernur dan wakil gubernur untuk menurunkan berbagai atribut kampanye di sejumlah kawasan di Provinsi Lampung.

Fatikhatul mengatakan seluruh atribut maupun iklan di media massa baik itu cetak, online, radio maupun teve harus sudah diturunkan. Penurunan dilakukan sebelum penetapan calon gubernur dan wkil gubernur pada tanggal 12 Februari. “Iklan bagi pasangan calon hanya bisa diterbitkan KPU. Jika melakukan pemasangan iklan bisa menjadi pembatalan pasangan calon,” tegasnya.

Fatikhatul juga mengingatkan para tim sukses  bakal calon gubernur dan wakil gubernur untuk tidak melakukan kampanye diluar jadwal kampanye yaitu 15 januari- 23 Juni.

Selain atribut dan iklan sosialisasi. Fatikhatul  menegaskan agar bakal cagub maupun cawagub yang berasal dari Aparatur Sipil Negara dapat segera mengumpulkan surat pengunduran diri 5 hari sejak penetapan calon.Seperti dikutip dari Jawapos

Sedangkan untuk calon gubernur dan wakil gubernur lampung yang menjabat kepala daerah. 5 hari sejak penetapan juga harus sudah memberikan surat cuti selama masa Pemilukada 2018.

Dalam pencalonan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung 2018 ini terdapat 2 ASN yang ikut serta. Keduanya adalah Sekretaris Provinsi Sartono, calon wakil gubernur yang berpasangan dengan Herman HN dan anggota DPD Ahmad Jajuli calon wakil gubernur yang berpasangan dengan Mustofa.

Selain itu ada Lima Kepala daerah yang maju pada Pemilihan Gubernur Lampung 2018 ini. diantaranya adalah Pasangan petahan gubernur dan wakil gubernur lampung Ridho Ficardo-Bachtiar Basri. Bupati Lampung Tengah Mustofa, Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim dan Wali Kota Bandarlampung Herman HN.

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung  tidak lupa menghimbau agar para ASN dapat menjaga netralitas dalam lingkup kerjanya. Apalagi bakal calon gubernur dan wakil gubernur banyak yang menjadi kepala daerah. “Jangan sampai karena tindakan ASN dilingkungan kerjanya dapat merugikan pasangan calon gubernur dan gubernur. Karena sangsinya bisa berupa pembatalan,” tegas fatikhatul khoiriyah.

(Tb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: