Bagaimana Cara Mengenali Lampu Bohlam Motor Asli ?

Foto : istimewa

Foto : istimewa

Sketsanews.com, Jakarta – Aturan diwajibkan kendaraan bermotor menyalakan lampu di siang hari, membuat keberadaan bohlam semakin penting. Penggunaan lampu yang semakin tinggi, membuat filamen bohlam mudah putus.

Sistem penerangan kendaraan disetiap kendaraan menjadikan bohlam sebagai piranti utama, keberadaannya membuat pengendara semakin mudah melalui jalan dalam kondisi gelap.

Usia bohlam lampu sebenarnya beragam, ujar pemilik bengkel Riyan Jaya Motor di Bekasi Barat yang namanya tidak mau disebut.

“Usianya beda-beda, tapi biasanya kisaran 5.000 jam pemakaian. Bisa lebih, bisa kurang,” katanya.

Dia menyarankan, untuk membeli bohlam yang asli, sesuai dengan jenis motor para pemilik kendaraan. “Diusahakan beli yang orisinal, daya lsitriknya sesuai dengan motor. Kalau palsu, bisa jadi dayanya beda,” jelasnya.

Selain itu, untuk menghindari kita membeli bohlam palsu, ada beberapa cara mudah agar kita tahu suku cadang tersebut asli atau imitasi.

“Kalau beli bohlam, sebelum mekanik bengkel mulai pasang, cek dulu kemasannya. Bohlam asli, di kemasannya ada hologram dengan kode dari pabrik,” tuturnya.

Namun tidak semua pemilik kendaraan mau membeli merek yang asli, ini terkait biaya yang lebih murah sehinga lebih memilih untuk membeli yang palsu.

“Biasanya, banyak yang datang ke bengkel untuk beli onderdil tiruan (palsu), padahal kurang disarankan. Kalau mau beli itu (suku cadang) lebih baik ke bengkel resmi. Selain orisinal, dapat garansi juga,” ungkapnya. (Gs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: