Bangunan Disegel, Pemkot Malang Bersitegang dengan Pemkab Malang

Rumah pompa air milik PDAM kota Malang dipasangi papan

Rumah pompa air milik PDAM kota Malang dipasangi papan peringatan oleh Satpol PP. (Ist)

Sketsanews.com, Malang – Keberadaan rumah pompa air milik PDAM kota Malang yang berlokasi di kawasan pemandian Wendit Kecamatan Pakis Kabupaten Malang ternyata menimbulkan ketegangan antara Pemerintah Kota dan pemerintah kabupaten Malang.

Bangunan yang terdapat di desa Mangliawan, Pakis, Kabupaten Malang itu telah ada sejak masa kolonial Belanda dan disinyalir tak berizin, baik Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau izin gangguan (HO).

Dengan tidak adanya IMB, maka Pemkab Malang menyegel rumah pompa air milik PDAM kota Malang itu.

Direktur Utama PDAM Kota Malang M Nor Muhlas menjelaskan, bahwa sejak sehari setelah PDAM kota Malang menerima surat teguran dari Satpol PP Pemkab Malang pada 15 Mei lalu, pihaknya langsung mulai mengurus IMB dan HO.

“Satu hari setelah mendapat pemberitahuan, kami langsung mengurus perizinannya itu pada tanggal 16 Mei,” kata Mukhlas, saat ditemui Sketsanews.com, Rabu, 9/7/2019.

Ia menambahkan, enam hari berselang Pemkab kembali melayangkan teguran kedua melalui Satpol PP. Kemudian pada tanggal 24 Mei kembali dikeluarkan surat teguran ketiga.

“Lalu terbit surat peringatan pertama hingga ketiga yang disusul dengan pemasangan papan pengawasan oleh Satpol PP di rumah pompa air,” ucapnya.

Kendati demikian, Mukhlas mengaku telah mengurus perizinan sesuai yang diminta oleh Pemkab Malang bahkan syarat-syaratnya juga dipenuhi. Namun Mukhlas mengaku tidak mengetahui penyebab lambatnya proses perizinan yang diberikan oleh Pemkab Malang.

“Seandainya ada syarat-syarat yang kurang harusnya kita diberitahu. Tetapi pada intinya bukan berarti kita tidak taat aturan, kami terap menguris izin,” pungkas Mukhlas. (Lis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: