Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Banjir Bandang Menerjang Sulawesi Tenggara, 300 Warga Mengungsi

Banjir Bandang Menerjang Sulawesi Tenggara, 300 Warga Mengungsi

Warga mengungsi akibat banjir bandang di Konawe Utara. (Foto: Asdar Zuula/Okezone)

Sketsanews.com, Konawe Utara – Banjir bandang yang menerjang dua desa di Kecamatan Landawe dan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) membuat 300 warga dievakuasi ke lokasi pengungsian.

Korban banjir saat ini sangat membutuhkan bantuan makanan dan selimut, sebab bantuan Dinas Sosial Konawe Utara belum bisa disalurkan karena terkendala akses jalan terputus menuju lokasi banjir.

“Di Desa Poolora Indah ini yang kena dampak banjir berat rumah warga kurang lebih 12 rumah, ada juga artinya korban ringan itu, beberapa persen, saya lihat dan saya hitung itu mungkin ada delapan (rumah)” jelas Yusuf, Angota Tagana Konawe Utara.

Banjir bandang juga mengakibatkan jalan Trans Sulawesi di daerah Langgikima yang menghubungkan Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah putus.

Beberapa ruas jalan terendam banjir, tidak bisa dilewati mobil, sementara yang melintas harus menggunakan rakit.

Banjir bandang di Konawe Utara. Foto: Asdar Zuula/Okezone

“Jalan Trans Sulawesi terputus, karena ada beberapa titik, dari pantauan kita, ada empat titik memang di situ datarannya agak rendah, sehingga air sungai meluap” jelas Kapolres Konawe, AKBP Akbar.

Kepolisian setempat mengimbau pengendara tidak memaksakan diri melewati jalur di Kabupten Konawe Utara, hingga ketinggian air surut.

Air bah mulai masuk permukiman warga, sekira pukul 05.58 Wita, Selasa 22 Mei 2018, dan ketinggian air mencapai 5 hingga 10 meter, pada pukul 10.00 Wita. Untungnya, sejumlah warga terdampak banjir, telah memindahkan barang-barang mereka ke rumah sanak keluarga berada di ketinggian.

(Sh/Okezone)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: