Bea Cukai Kudus Amankan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal

Petugas berhasil mengamankan 277.640 batang rokok ilegal, 1.454 Kg etiket, dan 67 roll cigarette tipping paper. Foto: Inilahcom

Petugas berhasil mengamankan 277.640 batang rokok ilegal, 1.454 Kg etiket, dan 67 roll cigarette tipping paper. Foto: Inilahcom

Sketsanews.com, Kudus – Bea Cukai Kudus melakukan penindakan terhadap empat buah bangunan yang diduga sebagai tempat penimbunan rokok ilegal di Jepara. Dari penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan 277.640 batang rokok ilegal, 1.454 Kg etiket, dan 67 roll cigarette tipping paper.

Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Imam Prayitno mengungkapkan bahwa penindakan yang dilakukan pada Selasa (7/5/2019) berawal dari diperolehnya informasi dari masyarakat. Ada informasi yang menyatakan bahwa terdapat beberapa bangunan yang digunakan sebagai tempat penimbunan atau pengemasan rokok ilegal, ujar Imam, kemarin.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas Bea Cukai Kudus mengamati lokasi di Desa Brantaksekarjati, Kabupaten Jepara. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan keempat bangunan tersebut dan menemukan 277.640 batang. Selain itu ditemukan juga etiket sebanyak 1.454 kg, Cigarrete Tipping Paper (CTP) sebanyak 67 roll dan alat pemanas, ungkap Imam.

Diperkirakan nilai rokok ilegal yang berhasil diamankan mencapai Rp198.512.600 dengan potensi kerugian negara mencapai Rp131.064.127. Saat ini petugas telah membawa barang bukti ke Kantor Bea Cukai Kudus guna pengamanan.

Dilansir dari Inilahcom, dari bulan Januari hingga 7 Mei 2019, Bea Cukai Kudus berhasil melakukan 35 kali penindakan di bidang cukai dan berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara kurang lebih sebesar tiga milyar rupiah. Hal ini dicapai berkat kerja sama yang erat antara Bea Cukai Kudus dengan masyarakat dalam menekan angka peredaran rokok ilegal. (Hw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: