Begini Cara Para Ibu Influencer di Indonesia Mengajak Si Kecil Menyikat Gigi

Sketsanews.com – Mungkin saja ibu merasa gemas melihat anak enggan atau malah kabur-kaburan saat diajak menyikat gigi. Padahal menyikat gigi merupakan kebiasaan yang perlu dilakukan untuk mencegah sakit gigi, gigi berlubang, dan bau mulut. Untuk melawan ketiga hal ini, bulan lalu, para ibu influencer turut serta dalam tantangan 21 hari menyikat gigi dengan Mama Sigi dan Pepo, bersama si kecil untuk sikat gigi pada pagi dan malam hari.

Bila Ibu sedang mencari cara untuk mengajak si kecil menyikat gigi, berikut beberapa tips yang bisa dicoba. Yuk, simak bagaimana ibu bisa membuat momen menyikat gigi jadi lebih seru!

1. Atur jadwal menyikat gigi dalam waktu yang sama setiap hari & buat momen jadi menyenangkan

(Indonesia: Arirhams)

Supaya anak rajin sikat gigi, ibu perlu menjadwalkan waktunya. Jika perlu, ibu bisa menggabungkannya ke dalam rutinitas ini ke anak yang biasa ia lakukan setiap harinya.

Misalnya, jadwalkan anak untuk menyikat gigi bersamaan dengan waktu mandi di pagi hari, sebelum mengenakan seragam sekolah.

Pada malam hari, jadikan menyikat gigi sebagai kebiasaan rutin yang dilakukan setelah makan malam atau sekitar 1-2 jam sebelum tidur. Ambil contoh, ketika keluarga Anda selesai makan malam pukul 19.00, maka anak harus menyikat giginya pada pukul 20.00. Hindari menyuruh si kecil menyikat gigi saat ia mengantuk.

Agar kebiasaan ini terbangun hingga ia dewasa, mulailah menjadwalkan anak untuk menyikat gigi dalam waktu yang sama selama 21 hari. Menurut para ahli dari University College London, 21 hari merupakan waktu minimal yang dibutuhkan agar kita dapat terbiasa melakukan sesuatu secara rutin.

(Indonesia: Richaiskak)

Anda dan anak bisa menciptakan waktu seru menyikat gigi sambil menonton video Pepsodent 21 hari menyikat gigi bersama Mama Sigi, dilengkapi dengan menggunakan chatbot Mama Sigi dan Pepo.

Mengetahui tantangan para ibu untuk memastikan si kecil menyikat giginya selama 2 menit, video interaktif Mama Sigi dan Pepo bisa membuat momen sikat gigi jadi menyenangkan untuk anak-anak.

2. Berikan reward sederhana dan pujian

(Indonesia: Christina Chandraa)

Tak ada salahnya memberi pujian kepada anak ketika ia berhasil melakukan hal yang baik untuk kesehatannya.

Ibu bisa menandakan tanggal kalender dengan menggunakan stiker lucu, setiap kali anak sukses menyikat giginya pada pagi dan malam hari sebelum tidur. Sehingga anak semakin bersemangat menyikat gigi. Tips ini dipercaya bisa membuat anak termotivasi dan rajin menyikat gigi.

Berilah pujian dan beritahu bahwa ia hebat bisa melakukan rutinitas tersebut. Misalnya, “Horeee! Sekarang kakak bisa sikat gigi sendiri, senyumnya semakin keren deh!”

Anda juga bisa memberikan pujian seperti, “Nah, kalau kamu rajin sikat gigi, pasti gigimu semakin kuat dan tidak gampang bolong!”

Pada akhir bulan, Ibu bisa memberi hadiah kepada si kecil, karena telah rajin menyikat gigi selama sebulan penuh. Misalnya, dengan mengajaknya melakukan aktivitas yang ia sukai. Secara bertahap, anak akan selalu ingat bahwa sikat gigi merupakan hal berharga yang penting dilakukan.

Sebagai bagian dari waktu menyikat gigi yang menyenangkan, chatbot Pepsodent Mama Sigi dan Pepo, memberikan stiker setiap kali anak sudah menyelesaikan rutinitasnya di malam hari. Lebih serunya lagi, anak bisa mendapatkan gelar ketika mereka berhasil menyelesaikan tantangan 21 hari dan membangun kebiasaan sikat gigi.

3. Menggunakan pasta gigi beraneka rasa dan sikat gigi yang imut

(Indonesia: Drita Farica)

Sediakan sikat gigi yang unik dan penuh warna untuk anak, sehingga ia tertarik untuk menggunakannya. Namun, pastikan dulu sikat gigi tersebut memang dirancang untuk usia anak-anak.

Pilih juga pasta gigi yang cocok untuk anak. Untuk sebagian anak, pasta gigi orang dewasa terasa pedas sehingga membuat mereka enggan sikat gigi. Maka dari itu, ibu bisa memilihkan pasta gigi beraroma buah-buahan untuknya.

Ajak anak untuk berbelanja bersama, sehingga ia bisa memilih sendiri model sikat gigi dan pasta gigi yang ia inginkan. Dengan begitu, anak jadi lebih antusias dan rajin menyikat gigi dengan peralatan yang sudah ia pilih sendiri.

Sumber : hellosehat.com

2019-11-21 13:30:00

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: