Bela Habib Rizieq, Mahendradatta Tantang Polisi Panggil Pihak WA Untuk Membuktikan Kasus Chat Mesum

Sketsanews.com –

 

 

(in)

11 thoughts on “Bela Habib Rizieq, Mahendradatta Tantang Polisi Panggil Pihak WA Untuk Membuktikan Kasus Chat Mesum

  1. Pak..pakkk…gimana sih? Waktu aku SD dulu ada pepatah mengatakan BERANI KARENA BENAR TAKUT KARENA BERSALAH..lha kalau si rizik ini tidak merasa bersalah kenapa dia nggak berani pulang untuk membuktikannya?gimana sih..?coba jelaskan pak apa pepatah ini salah..?

    1. Tempatkan diri anda diposisi netral baru berkomentar karena semuanya belum terbukti. Hormatilah asas praduga tak bersalah yg dimiliki org lain. Seandainya hal ini menimpa anda apakah anda mau diperlakukan dan dibui seperti ini??

    2. Utk kondisi sekarang ini Pepatah itu jadi terbalik karena dia benar dia takut pulang klo dia berani pulang dia pasti disalahkan , gitu loh pak

    3. Klu habib pulang y jls umt islam gk bkl trima krna pulngnya bliau akn mmicu kgaduhan..dgn ksus sprt ini yg gk jls kbnrnya n klu habib d tngkap tntu umt islm akn marah yg jls gk bkl ad yg bsa mngndlikn

    4. TAK KENAL MATA TAK SAYANG, IBU BELAJAR DULU TENTANG STRATEGI DLM ISLAM. CONTOH MGP NABI MUHAMMAD SAW HIJRAH/ MINGGAT SEMENTARA DARI MADINAH KE MEKKAH???
      PERTAYAANNYA SM SKRG MGP CUCUNYA NABI MUHAMMAD SAW, YAITU HB RIZIQ SYIHAB HIJRAH /MINGGAT SEMENTARA DARI JKT KE TIMUR TENGAH….

  2. Moderatornya berat sebelah, pihak praktisi hukum jarang ngomong.
    Saya yakin Asli. Kalau tidak tentu t
    RIZIEQ tidak mempersulit.
    Kita tunggu Proses pengadilan.

    1. Bijaklah berkomentar sebelum semuanya terbukti jgn biasakan memvonis org bersalah. Pelajari lagi hukum Islam bagaimana beratnya jika mengiyakan seseorang berzina atau berbuat mesum. Smg Allah menghindarkan kita dari fitnah. Amin 40x

  3. Yg seneng siapa lagi klu bukan kapirun dan munafikun, tidak usah dilayani mereka ngga ada gunanya apapun penjelasannya tidak akan diterima oleh mereka yg memang sudah kapir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: