Belajar Sejarah Islam, Marbut-Majelis Taklim DKI Kunjungi Masjid Abu Bakar-Ali

Sketsanews.com – Madinah – Tak hanya menunaikan ibadah, para marbut dan majelis taklim DKI Jakarta juga mempelajari sejarah Islam di Madinah. Mereka mengunjungi masjid bersejarah di sekitar Masjid Nabawi.

Jemaah awalnya Salat Asar di Masjid Nabawi. Setelah itu, rombongan berkumpul di pintu 16 kemudian berjalan bersama-sama menuju masjid yang dituju.

Masjid pertama yang dikunjungi adalah Masjid Ghamamah. Ada cerita penting di balik penamaan masjid yang dikenal sebagai masjid awan itu.

“Alhamdulillah setelah Salat Asar. Kami sebagai pendamping membawa jemaah, ziarah di sekitar Masjid Nabawi. Di antaranya kita berkunjung ke Masjid Ghamamah. Yang mana Masjid Ghamamah tersebut merupakan sebuah masjid yang dijadikan simbol sejarah bahwa di sana pernah terjadi sejarah Allah SWT menurunkan awan untuk memberi atau menutup para sahabat ketika mendengar khutbah Rasulullah. Yang mana kala itu Rasulullah dalam versi sejarah, lagi salat Istisqa ataupun Salat Lebaran, Salat Id. Sehingga di sana dibangun Masjid Ghamamah artinya masjid awan,” kata pembimbing dari Sutra Tour, Ali Wardah, di Madinah, Arab Saudi, Selasa (5/11/2019).

Setelah itu, rombongan juga melakukan foto bersama di depan Masjid Abu Bakar. Menurut Ali, ada beragam versi mengenai sejarah penamaan masjid tersebut.

“Kita juga berpose menggunakan background Masjid Abu Bakar. Yang mana di sana ada yang mengatakan rumahnya Abu Bakar ataupun ada yang mengatakan salah satu versi sejarah saf nya Sayyidina Abu Bakar,” ujar dia.

 

Jemaah Umrah Marbut dan Majelis Taklim DKI di Masjid Abu Bakar-Ali
Jemaah Umrah Marbut dan Majelis Taklim DKI di Masjid Abu Bakar-Ali Foto: Kanavino/detikcom

Menurut Ali, Abu Bakar merupakan salat satu sahabat dekat Rasulullah SAW. Abu Bakar juga merupakan orang yang percaya tentang Isra Misraj Rasul.

“Yang mana Abu Bakar ini termasuk sahabat Rasul yang paling dekat dan orang pertama yang mengimani atau meyakini tentang Isra Misraj Baginda Rasulullah SAW ketika bertemu dengan Allah dan menerima perintah salat,” ujar Ali.

Masjid lainnya yang berada di sekitar Masjid Nabawi adalah Masjid Sayyidina Ali bin Abi Thalib. Namun jemaah hanya melihat masjid tersebut dari kejauhan.

Setelah itu, marbut dan majelis taklim DKI menghabiskan waktu sore dengan belanja oleh-oleh di Pasar Kurma. Ada beragam makanan khas Saudi yang dibeli jemaah.

Azan Maghrib pun berkumandang. Para marbut dan majelis taklim bergegas menuju Masjid Nabawi.

Usai salat, jemaah kembali ke hotel untuk makan malam. Jemaah kemudian kembali untuk menunaikan Salat Isya.

Kegiatan akan dilanjutkan besok pagi. Jemaah rencananya akan mengunjungi Masjid Quba hingga Gunung Uhud.
(knv/zap)

 

[ detik.com]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: