Sketsa News
Home Berita Terkini, Headlines, News Belasan Ikan Arwana dari Pekanbaru Gagal Dikirim ke Surabaya

Belasan Ikan Arwana dari Pekanbaru Gagal Dikirim ke Surabaya

razia-1-696x439

 

Sketsanews.com – Penyelundupan belasan ekor ikan arwana berhasil digagalkan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni saat melintas di Seaport Interdiction (SI) Bakauheni.

Dikutip dari Radarlampung, Kepala KSKP Bakauheni Iptu Nawardin mengatakan, penggagalan penyelundupan ikan arwana tersebut terjadi pada Sabtu (5/11) sekitar pukul 22.00. Dimana, saat aparat melakukan razia rutin di SI Bakauheni sebuah kendaraan ekspedisi Eka Sari Lorena (ESL) nopol B 9666 LR melintas dan dilakukan pemeriksaan.

“Ternyata didalamnya ada ikan arwana sebanyak 6 koli, berisi 19 ekor yang akan dikirim ke pulau jawa. Kami minta surat-suratnya, mereka tidak dapat menunjukkan dan kami langsung mengamankan ikan-ikan itu,” ungkap Nawardin, Senin (7/11).

Dia melanjutkan, ikan-ikan tersebut berasal dari Pekanbaru, Riau akan dibawa ke Jakarta dan selanjutnya dibawa ke Surabaya. “Sebelum sampai ditempat, kami langsung mengamankan,” ucapnya.
Menurutnya, jenis arwana tersebut yakni golden red dan super red yang termasuk hewan dilindungi. Dimana, ikan arwana itu jika di pasaran bisa seharga Rp 1 juta dan beberapa bernilai di atas Rp 3 juta. Sehingga total nilai kiriman ikan Arwana tersebut adalah puluhan juta rupiah.

Nawardin menambahkan, pihaknya merupakan langkah pemeriksaan awal untuk menggagalkan barang-barang yang dinilai ilegal. Sehinggal ikan-ikan tersebut diserahkan BKSDA.

Pengakuan dari sopir, sambung Nawardin, ikan Arwana jenis golden red ada yang mati sebanyak dua ekor karena kekurangan oksigen dalam perjalanan dan sopir telah dua kali membawa ikan yang dipesan oleh pembudidaya ikan arwana di pulau jawa.

Sementara, Kepala Stasiun Karantina Ikan Bakauheni, Catur S Udiyanto, mengaku setelah menjalani pemeriksaan di KSKP Bakauheni, ikan arwana tersebut akan dibawa ke kantor karantina ikan. Selanjutnya, seperti proses sebelumnya, akan diserahkan ke Bandarlampung dan kemudian akan diserahkan juga ke Loka Serang.

 

(Ro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: