Belum ada Penetapan Tersangka dalam Kecelakaan Tubing yang Tewaskan 4 Orang di Magelang

Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, saat ditemui di kantornya di Polres Magelang, Kamis (14/3), memberikan keterangan terkait kecelakaan wisata tubing di Magelang. Foto: Tribunjogja

Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, saat ditemui di kantornya di Polres Magelang, Kamis (14/3), memberikan keterangan terkait kecelakaan wisata tubing di Magelang. Foto: Tribunjogja

Sketsanews.com, Magelang – Kepolisian Resort Magelang memeriksa pihak Little Ubud River Tubing, operator wisata tubing yang memandu wisatawan saat terjadi kecelakaan tubing di Kali Gono, Dusun Tampir Wetan, Desa Tampir Wetan, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Rabu (13/3/2019).

Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, mengatakan, pihaknya telah memeriksa sejumlah orang saksi dari operator, termasuk dari korban terkait kecelakaan wisata tubing yang menewaskan empat orang wisatawan lokal dan luar negeri tersebut.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukannya, pihaknya mengatakan tidak ada izin dalam kegiatan wisata river tubing di Kali Gono tersebut.

“Hasil lidik kita untuk kegiatan tersebut tidak ada izinnya, kita sudah memeriksa beberapa orang saksi dari operator dan dari korban,” ujar Yudi, Kamis (14/3/2019) seperti dikutip dari Tribunjogja di Mapolres Magelang.

Kendati demikian, belum ada penetapan tersangka atas kejadian nahas tersebut.

Hal ini karena berkaitan dengan SOP dan pihak keluarga korban yang tidak ingin melanjutkan kasus tersebut.

Pihaknya memang masih menunggu pihak dari keluarga karena peristiwa tersebut bersifat force majeur atau bencana, apakah penyelidikan akan dilanjutkan atau tidak.

“Belum ada penetapan tersangka, karena kaitannya dengan SOP dan juga dari keluarga korban tidak ingin melanjutkan kasus ini,” kata Yudi.

Yudi mengatakan, pihaknya telah menghubungi Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia di Jakarta dan berkoordinasi terkait korban dari warga negara Malaysia.

Pihak keluarga nanti juga akan hadir mengambil jasad dari korban.

“Kami menunggu dari Kedubes, kemarin sudah kita hubungi, dari pihak keluarganya nanti mengambil,” katanya.

Yudi juga telah memerintahkan kepada Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) jajarannya untuk menutup sementara operasional dari wisata tubing yang ada di wilayah masing-masing.

“Saat ini kita sudah perintahkan dari Kapolsek, untuk wilayahnya yang terdapat wisata tubing, terutama yang tidak berizin untuk ditutup terlebih dahulu,” ujarnya.

Untuk diketahui, empat orang tewas setelah hanyut terbawa banjir saat sedang berwisata tubing di Kali Gono, Dusun Tampir Wetan, Desa Tampir Wetan, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Rabu (13/3/2019) kemarin.(Hw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: