Bendera Bintang Kejora Berkibar di Depan Istana, Kapolri Bereaksi

Sketsanews.com, Aksi pengibaran bendera Bintang Kejora yang terjadi di depan Istana Negara membuat Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bereaksi. Dia meminta jajaran Polda Metro Jaya untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Saya sudah perintahkan Kapolda tegakkan hukum. Kita harus hormati hukum,” ujar Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (29/8).

Tito menyampaikan, semua unjuk rasa baik di Jakarta maupun di daerah lain harus dilakukan secara tertib dan tidak menabrak aturan hukum yang ada.

Sebelumnya diberitakan, Bendera Bintang Kejora berkibar di depan Istana Presiden. Pengibaran itu dilakukan saat unjuk rasa masyarakat Papua yang menuntut digelarnya referendum pada Rabu (28/8). Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto pun mengecam kejadian itu.

Wiranto mengatakan bahwa pengibaran bendera tersebut, yang merupakan simbol Papua merdeka, jelas tidak boleh dilakukan. “Negara ini kan punya simbol. Salah satu simbolnya adalah bendera Kesatuan Republik Indonesia. Bendera kebangsaan hanya merah putih,” ujar Wiranto.

Menurut Wiranto, pengibaran bendera sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40/1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia. “Jadi kalau ada kemudian mengibarkan bendera itu apalagi di depan Istana dan sebagainya, pasti ada hukumnya, ada undang-undangnya,” ungkapnya.

Sketsanews.com ❱ Original Source : JawaPos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: