Bocah 5 Tahun Ditemukan Tewas dalam Mobil

TKP kematian bocah lima tahun di Tangerang. ©2018 Merdeka.com

TKP kematian bocah lima tahun di Tangerang. ©2018 Merdeka.com

Sketsanews.com, Tangerang – Diduga kekurangan oksigen, MH (5), bocah di Kecamatan Cimone, Kota Tangerang, ditemukan meninggal dunia di dalam mobil milik tetangganya, Kamis (20/12).

Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim menyatakan, bocah malang itu ditemukan dengan tubuh membiru dan tak lagi bernapas sekira pukul 11.00 WIB.

Dari keterangan keluarga korban, sang anak bermain bersama sepupunya, Bayu Timur Firmansyah (4), di area dekat rumah.

Tanpa sepengetahuan siapapun, kedua bocah itu masuk ke dalam mobil yang terpakir di lahan kosong warga.

“Keduanya sempat hilang selama dua jam, karena dicari-cari tidak ketemu. Akhirnya mereka ditemukan dengan kondisi pingsan di dalam mobil milik tetangga,” ujar ayah Bayu Timur, Kusnadi, Kamis (20/12).

Mengetahui keduanya pingsan, Kusnadi mengatakan, keluarga langsung membawa ke Rumah Sakit Tiara Karawaci, untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Saat tiba di rumah sakit, nyawa keponakan saya tidak bisa diselamatkan. Sementara anak saya Alhamdulillah masih tertolong,” bilang Kusnadi.

Dari informasi didapat, mobil tersebut dalam keadaan rusak dan tidak bisa digunakan. Dalam kejadian tersebut, mobil berwarna hitam B 1174 GMC itu tidak dalam keadaan terkunci, sehingga sering digunakan bermain oleh kedua anak tersebut.

Abdul Salim melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara. Dari hasil sementara, korban meninggal diduga kekurangan oksigen.

“Dari hasil cek TKP, ditemukan kerusakan di tiga pintu mobil. Kemungkinan karena kedua anak masih balita, mereka tidak bisa membuka pintu untuk keluar, sehingga bisa jadi kekurangan oksigen,” terang Kapolsek.

Dilansir dari Merdeka, Salim menambahkan, saat ini pihaknya masih memintai keterangan dan memeriksa saksi dan pemilik mobil.

“Barang bukti berupa mobil telah kami bawa ke Polsek Karawaci. Pemiliknya juga sedang kami mintai keterangan,” jelas Salim. (Ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: