Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Bocah 7 Tahun Alami Pendarahan Otak Dianiaya Orang Tuanya

Bocah 7 Tahun Alami Pendarahan Otak Dianiaya Orang Tuanya

JPNN/aminah-dirawat-di-rsupham-didampingi-keluarganya-foto-istimewa

Sketsanews.com, Medan – Seorang bocah bernama Siti Aminah di Desa Hutaimbaru, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara menderita luka parah dianiaya orang tuanya.

Gadis malang berusia 7 tahun tersebut terpaksa dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami pendarahan di bagian otak dan sempat koma.

Kini, Siti Aminah masih terbaring lemas di Ruang Rindu A4 Bedah Syaraf lantai 2, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan, Jumat (19/1).

Dia rujuk dari Rumah Sakit Umum Padang Sidempuan pada Rabu (17/1/2018) kemarin. Bocah itu masih terus mengigau memanggil sang ibu dan nenek.

“Mama..Mama..Nenek..nenek..,” ucapnya lirih dengan selang oksigen di hidung dan infus ditubuh mungilnya.

Ibu kandung korban, Yusma Delima Rambe sudah diamankan sedangkan bapak tirinya, Aldi Pratama, masih dalam pengejaran polisi.

Paman Siti Aminah, Muhammad Nur mengatakan, dia tak tahu persis kenapa adik iparnya atau ibu kandung korban menganiaya anaknya sendiri. Sepengetahuannya, selama ini tak ada masalah.

Padahal, ibu korban yang sekaligus pelaku penganiayaan baru menikah kembali tiga bulan lalu.
“Aminah anak paling kecil dari 4 bersaudara, jadi dia ikut ibunya. Selama ini gak ada masalah apa-apa, ibunya juga baru menikah kembali 3 bulan yang lalu. Ayah Aminah kan sudah meninggal. Kami juga baru tahu kejadiannya setelah Aminah semalaman di RS Padang Sidempuan yang menjadi viral di media sosial,” ucapnya.

Muhammad Nur berharap saat ini kemenakannya dapat sembuh. Sedangkan bapak tirinya cepat ditangkap oleh pihak berwajib.

“Ibunya sudah diamankan polisi, kalau bapak tirinya masih dalam pengejaran,” cetusnya.

Untuk diketahui, Aminah mengalami luka di bagian kepala dan sempat koma atau tidak sadarkan diri di Paluta. Dikutip dari JPNN.

(Eni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: