Buron 2 Tahun, Pelaku Pencabulan Diringkus Saat Mudik

Foto: Pelaku yang berhasil diringkus saat mudik Lebaran ke kampung halamannya, diperiksa oleh anggota Polres Brebes, kemarin. (suaramerdeka/Bayu Setiawan)

Sketsanews.com, Brebes – Tosorin, warga Desa Pagejugan, Kecamatan/ Kabupaten Brebes, yang tengah mudik ke kampung halamanya, kemarin, dirungkus polisi. Pria itu ditangkap setelah menjadi buron jajaran Polres Brebes selama dua tahun, atas kasus pencabulan anak di bawah umur.

Pelaku ditangkap di rumahnya dan langsung digelandang ke Mapolres Brebes, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Aksi cabul pelaku itu dilakukannya dua tahun silam.

Korban adalah SR (16) yang merupakan tetangga pelaku. Bahkan, akibat perbuatan pelaku, korban hamil dan kini telah melahirkan bayi berusia 1 tahun.

Di depan penyidik, Tosirin mengaku, ia telah mengauli korban, yang saat itu masih duduk di kelas dua SMA. Awalnya, korban dirayu agar mau berhubungan intim layaknya suami istri.

“Saat itu, korban saya rayu akan dinikahi, dan menuruti permintaan saya,” katanya.

Selama dalam pelarian, lanjut dia, dirinya bekerja sebagai pelayan Warung Tegal (Warteg) di Bekasi. Selain di Bekasi, juga sempat kabur ke Pelembang bekerja menjadi nelayan.

“Niatnya saya ini pulang mudik Lebaran ke kampung,” sambungnya, seperti dilansir dari Suaramerdeka.

Sementara Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Arwansa mengatakan, setelah pihaknya mendapat laporan pelaku pulang kampung, langsung melakukan pengintaian dan penangkapan. Pelaku di tangkap di rumahnya.

Akibat perbuatan pelaku itu, korban terpaksa harus keluar dari sekolahnya karena hamil. Bahkan, saat ini telah melahirkan anak berusia satu tahun.

“Pelaku sudah kami ringkus dan tahan. Atas perbutannya ini, pelaku kami jerat Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara,” jelasnya. (Wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: