Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Politik Cak Lontong Ancam Perkarakan Sekjen PKB, Ini Penyebabnya

Cak Lontong Ancam Perkarakan Sekjen PKB, Ini Penyebabnya

BELAKANG PANGGUNG: Cak Lontong dimake-up dulu sebelum mulai acara. Biasanya para cast WIB datang satu jam sebelum syuting untuk briefing dan rias. Foto: FEDRIK TARIGAN/JAWA POS

Sketsanews.com, Jakarta – Komedian Lies Hartono atau yang lebih kondang dengan panggilan Cak Lontong mengancam akan memerkarakan Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding ke ranah hukum. Penyebabnya adalah kicauan Karding di Twitter tentang video Cak Lontong.

Semula, Karding mengunggah video ke akun @Kadir_Karding di Twitter, seperti yang dikutip dari JPNN, Rabu (13/6) terkait Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng). “Dengarkan apa kata Cak Lontong soal Pilgub Jateng,” tulis Karding dalam unggahan yang ditautkan ke akun Sudirman Said dan Ida Fauziah di Twitter.

PKB merupakan partai pengusung Sudirman-Ida pada Pilgub Jateng. Dalam video itu, Cak Lontong mengajak pemilih mencoblos pasangan bernomor dua.

“Kalau soal pilih gubernur, nomor dua. Ingat, kerukunan yang utama,” ujar Cak lontong dalam video yang diakhiri dengan suara orang lain yang mengucapkan Mbangun Jateng Mukti Bareng bersama Pak Dirman dan Mbak Ida.

Ternyata, Cak Lontong keberatan dengan video unggahan Karding. Pelawak tunggal asal Magetan itu menuding Karding telah mengambil rekaman videonya yang sebenarnya untuk Pilgub Jatim.

“Saya kira @Kadir_Karding dengan sengaja telah mengambil rekaman saya yang sebenarnya untuk Pilgub Jatim tapi disalahgunakan untuk Pilgub Jateng,” tulis Cak Lontong melalui akun @C_Lontong di Twitter.

Pria kelahiran 7 Oktober 1970 itu pun mengingatkan Karding menarik video yang sudah beredar itu sekaligus meminta maaf. “Apabila tidak menarik dan meminta maaf, maka tim hukum kami akan melakukan langkah-langkah hukum,” tuturnya.

(Eni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: