Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Politik Calon-calon Wagub DKI Pengganti Sandi: Aher, Mardani, M Taufik

Calon-calon Wagub DKI Pengganti Sandi: Aher, Mardani, M Taufik

Prabowo dan Sandiaga (Ist)

Sketsanews.com, Jakarta – Posisi wakil gubernur DKI kosong usai ditinggalkan Sandiaga Uno yang mencalonkan diri di Pilpres 2019 untuk berpasangan dengan Prabowo Subianto. Beberapa nama muncul dari dua partai pengusung yaitu PKS dan Partai Gerindra.

Dari PKS nama yang paling sering disebut adalah Mardani Ali Sera. Mardani pernah menjabat sebagai mantan Ketua Tim Pemenangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam Pilgub DKI 2017.

Nama Mardani yang digadang-gadang menggantikan Sandiaga dibenarkan oleh Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. Pembahasan nama pengganti Sandiaga akan dibicarakan dengan Gerindra dalam waktu dekat.

“Salah satu di antaranya (Mardani),” kata Hidayat saat ditanya wartawan di KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (10/8).

Mardani mengaku siap bila ditunjuk menggantikan Sandiaga Uno. Meski demikian, dia mengaku saat ini fokus sebagai tim pemenangan di Pilpres 2019.

“Saya akan taat pada perintah pimpinan,” kata Mardani, Sabtu (11/8).

Selain Mardani, politikus PKS Ahmad Heryawan (Aher) disebut-sebut juga mengisi jabatan yang ditinggalkan Sandiaga. Apalagi, pencalonan Aher sebagai caleg ditarik.

“Saya sempat dengar ada yang bicara, tapi bukan DPP, bahwa beberapa nama yang mungkin, tapi kan belum tahu saya,” kata Wakil Ketua DPW PKS Jabar Haru Suandharu saat dihubungi, Sabtu (11/8).

Dari pihak Gerindra, nama Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik menjadi salah satu calon menggantikan Sandiaga. Taufik sendiri juga mengaku siap menggantikan Sandiaga.

“Amin… amin. Saya kira sebagai kader partai ya, mestinya siap. Belum… belum (ada obrolan Taufik gantikan Sandi),” kata Taufik di kediaman Sandiaga di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/8).

Seperti dikutip dari detik, mekanisme pengisian jabatan wagub harus melalui paripurna DPRD DKI. Setiap parpol pengusung dapat mengajukan dua nama kepada DPRD melalui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Parpol pengusung mengusulkan dua nama melalui Gubernur untuk diteruskan ke DPRD DKI dan dipilih. Hasil pemilihan disampaikan kepada Mendagri melalui Gubernur DKI untuk proses ke Presiden, pengesahan Wagub terpilih,” kata Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono kepada detikcom, Sabtu (11/8). (Ro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: