Curanmor Terekam CCTV Saat Beraksi di Halaman Parkir Masjid Besar An Nur

Sketsanews.com –  CIREBON-Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) kian mengkhawatirkan. Para pelaku seperti meneror warga. Lengah sedikit, motor bisa lenyap. Peristiwa terbaru terjadi di halaman parkir Masjid Besar An Nur Cempaka Arum, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Ada dua pelaku. Mereka beraksi pada Sabtu (7/12), sekitar pukul 12.05 WIB.

Kedua pelaku curanmor terekam CCTV saat beraksi di halaman parkir Masjid Besar An Nur Cempaka Arum, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Sabtu (7/12), sekitar pukul 12.05 WIB.FOTO: CCTV

Berdasarkan rekaman kamera CCTV, dua pelaku berbagi tugas. Awalnya mereka datang ke lokasi kejadian dengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Scoopy. Di TKP itu, keduanya tampak beberapa saat ngobrol sambil  mengamati situasi. Tak lama setelah itu, penumpang atau yang dibonceng turun dan menuju sepeda motor sasaran.

Sang eksekutor itu diketahui mengenakan topi abu-abu, jaket hitam, dan celana jins. Sementara pelaku yang mengendarai motor, tetap berjaga-jaga di atas motor. Ia diketahui mengenakan helm pink, jaket hijau, dan celana jins. Tak butuh waktu lama. Hanya sekitar 2 atau 3 menit, pelaku berhasil membawa kabur motor Honda Beat nopol E 4593 BT.

Wakil Ketua DKM Masjid Besar An Nur Cempaka Arum, Rusdianto, mengatakan pencurian itu terjadi saat pemilik motor, Kiftah, warga Kecamatan Kesambi, menunaikan salat duhur. Rusdianto juga menjelaskan gambar dari rekaman CCTV dan kondisi saat dia berada di lokasi kejadian. Dalam rekaman, korban datang sekitar pukul 12.02 WIB.

 2019Wakil Ketua DKM Masjid Besar An Nur Cempaka Arum, Rusdianto, menceritakan peristiwa yang dialami jamaah saat menunaikan Salat Duhur. FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

Setelah parkir, korban pun masuk ke dalam masjid. Tidak lama kemudian, dua pelaku itu datang. Dari tiga motor yang terparkir, pelaku akhirnya mengincar motor milik Kiftah. “Saat korban salat, pelaku mendekati dan merusak kunci kontak motor. Aksinya sekitar 2 sampai 3 menitan. Ada dua pelaku yang terlihat. Yang di motor pantau lokasi dan satunya yang membawa motor,” kata Rusdianto.

Masih kata Rusdianto, korban menyadari motornya raib usai salat. “Motor yang dia parkirkan sudah tidak ada di tempatnya. Setelah melihat rekaman CCTV, ternyata memang dibawa maling. Korban sudah melapor ke Polsek Talun. Polisi juga sudah kita berikan rekaman CCTV untuk membantu menangkap pelaku. Mudah-mudahan rekaman CCTV ini dapat membantu dalam penyelidikan,” katanya.

Masih kata Rusdianto, untuk mengantisipasi terjadi curanmor, pihaknya sudah memasang sebuah tulisan yang berisi peringatan agar pengunjung berhati-hati saat memarkirkan motor. Termasuk peringatan agar selalu menggunakan kunci ganda. “Ya walaupun sudah kita pasang tulisan agar pengunjung hati-hati tapi ada saja yang tidak menggunakan kunci ganda. Kita berharap pelaku ini bisa segera ditangkap supaya tidak kejadian lagi,” ujarnya.

Sementara Kapolsek Talun AKP Sudarman melalui Kanit Reskrim Ipda Soleh saat dikonfirmasi Radar Cirebon mengatakan pihaknya sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi serta mengamankan rekaman CCTV yang merekam aksi kedua pelaku. “Sekarang masih dalam penyelidikan,” singkat Soleh. (cep)

Sumber : radarcirebon.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: