Sketsa News
 
Home Berita, Berita Terkini, Ekonomi & Bisnis Dalam Rangka Menyambut Ramadhan PLN Kasih Diskon Buat Pelanggannya

Dalam Rangka Menyambut Ramadhan PLN Kasih Diskon Buat Pelanggannya

Foto: Konsumsi Listrik Meningkat (Okezone)

Sketsanews.com, Jakarta – PT PLN (Persero) menyatakan, konsumsi listrik selama bulan Ramadan justru meningkat dibandingkan bulan-bulan yang lain. Apalagi, saat buka puasa dan sahur biasanya hampir semua masyarakat membutuhkan listrik.

“Selama Ramadan pemakaian listrik masyarakat cenderung meningkat,” kata Kepala Satuan Komunikasi Korporat PT PLN Persero, I Made Suprateka dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Sebelumnya, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PLN, Haryanto WS mengatakan konsumsi listrik akan meningkat 1,5 kali lipat saat Ramadan. Diperkirakan, beban puncak terjadi dari pukul 18.00 hingga 24.00, yakni saat menjelang buka puasa dan saat sahur. “Jadi kalau Ramadan pada saat sahur dan buka puasa itu biasanya beban naik,” katanya.

Untuk itu, PLN meluncurkan Promo Gemerlap Lebaran 2018 guna menyambut bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah yang berlangsung mulai 17 Mei 2018 hingga 30 Juni 2018. Promo ini berupa diskon biaya penyambungan (BP) tambah daya listrik sebesar 50% dengan maksimum potongan Rp10 juta.

“Sedangkan khusus untuk rumah ibadah, potongan yang diberikan sebesar 100% atau gratis biaya penyambungan,” katanya.

Melalui promo ini, pelanggan dapat mengajukan tambah daya mulai dari 220 Volt Ampere (VA) – 197 kilo Volt Ampere (kVA). Selain lebih murah, pelanggan mendapatkan tambahan daya listrik dengan cepat karena waktu penambahan daya (PD) tidak lebih dari 24 jam dan tanpa mengubah kWh meter paskabayar menjadi prabayar ataupun sebaliknya.

“Untuk itu kami ingin memberikan kenyamanan melalui promo ini, di mana mereka dapat mencukupi kebutuhan daya listrik dengan biaya yang lebih murah,” ujarnya.

 

(Sh/okezone)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: