Daop I Jakarta: seluruh masinis jalani pemeriksaan kesehatan

Calon pemudik menunggu kedatangan kereta di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (5/6/2018). PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa angkutan Lebaran 2018 mulai tanggal 5-26 Juni 2018 atau selama 22 hari dihitung dari H-10 hingga H+10. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Calon pemudik menunggu kedatangan kereta di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (5/6/2018). PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa angkutan Lebaran 2018 mulai tanggal 5-26 Juni 2018 atau selama 22 hari dihitung dari H-10 hingga H+10. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Sketsanews.com, Jakarta – Seluruh masinis yang akan bertugas memberangkatkan pemudik dari stasiun di wilayah Daerah Operasi I Jakarta, sudah menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

“Sebelumnya sudah ada pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani secara menyeluruh untuk para masinis yang bertugas,” ujar Senior Manager Humas PT KAI Daop I Jakarta, Eddy Kuswoyo ketika dihubungi Antara di Jakarta, Minggu.

Dia menjelaskan pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menjamin rasa aman para pemudik yang menggunakan jasa angkutan kereta.

“Ada pemeriksaan mata, urin untuk narkoba, jantung, untuk kesehatan psikis ditanya juga apakah sedang ada masalah yang membebani atau tidak,” katanya.

Adapun pemeriksaan kesehatan para masinis dilakukan di posko kesehatan di tiap-tiap stasiun di wilayah Daop I Jakarta.

“Kami tidak bekerja sama dengan instansi kesehatan lain, ini pemeriksaan internal dan kami memiliki posko kesehatan sendiri di tiap-tiap stasiun,” kata Eddy.

Terkait dengan posko kesehatan tersebut, pihaknya telah meningkatkan jumlah petugas di posko kesehatan di tiap-tiap stasiun di Daop I Jakarta.

“Yang menggunakan fasilitas posko kesehatan ini kan tidak hanya petugas stasiun, namun ini fasilitas umum yang juga bisa digunakan oleh para pemudik,” ujarnya, seperti yang dikutip dari Antara.
(Eni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: