Sketsa News
 
Home Analisis, Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Data dan Fakta Terkini Gempa dan Tsunami Sulteng

Data dan Fakta Terkini Gempa dan Tsunami Sulteng

Foto: Ilustrasi gempa Donggala dan tsunami Palu (Zaki Alfarabi/detikcom)
FOKUS BERITA:Gempa Donggala-Tsunami Palu

Sketsanews.com,Jakarta – Gempa mengguncang beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Tengah. Tercatat Palu, Donggala, dan Sigi menjadi daerah yang terdampak paling berat akibat gempa dan tsunami seperti yang di kutip dari Detik.

Berikut ini adalah sejumlah fakta bergeraknya lempeng bumi di Sulawesi Tengah yang terjadi pada Sabtu (29/9/2018):

1. Terdapat 131 Gempa Susulan di Palu

Gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang Palu pada Jumat (28/9) sore. Gempa tersebut memicu gelombang tsunami yang hingga lima meter.

“Namanya gempa besar pasti ada gempa susulan. Dia akan mencari keseimbangan. Dari 131 gempa susulan, ada 5 kali gempa yang dirasakan. Jadi kalau dilihat dari intensitasnya menurun,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantornya, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (29/9/2018).

2. Selain di Palu dan Donggala, Gempa Terjadi 3 Kali di Sigi

Sementara itu, gempa di Sigi terjadi Sabtu (29/9), tercatat ada tiga gempa yang terjadi di Sigi. Akses yang didapat oleh petugas Basarnas dan TNI baru mencapai kawasan Palu. Kawasan Donggala dan Sigi hingga Sabtu malam belum bisa dimasuki bantuan oleh bantuan.

Banyak juga (korban). Sigi, tim kita ke sana juga,” kata Kabasarnas Marsdya M Syaugi kepada detikcom, Sabtu (29/9).

3
. Korban Tewas Capai 405 Orang

Korban yang tercatat di Palu terdiri dari 405 korban tewas dan 540 orang mengalami luka-luka. Diperkirakan masih banyak korban yang lainnya yang belum terdata. Akses menuju daerah bencana dan akses komunikasi di daerah bencana tersebut masih sangat terbatas.

“Jumlah korban meninggal yang terdata di sejumlah rumah sakit: 405 orang,” kata Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu, dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/9).
Sementara itu data dari BNPB, korban jiwa berjumlah 384 jiwa.

4. Lebih dari 16 Ribu Warga Mengungsi

Akibat gempa tersebut, lebih dari 16 ribu warga di Palu mengungsi. Jumlah ini belum termasuk warga di Donggala dan Sigi, lokasi titik gempa.

“Sebaran pengungsi, terdapat 16.732 orang di 24 titik di Kota Palu,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (29/9).
5. Ada 5 Gardu Induk PLN Padam

Terdapat pula 5 gardu induk yang masih padam, yaitu GI Parigi, Sidera, Gi Silae, GI Talise dan GI Pasangkayu. Perkiraan padam sebesar 105 MW di mana GI tersebut melayani pelanggan di daerah Parigi, Kota Palu, Donggala, hingga Pasangkayu.

“Pagi ini tim PLN Area Palu sudah memulai inventarisir kerusakan aset-aset PLN, sehingga material-material yang dibutuhkan dapat segera dikirim dari unit-unit PLN seperti Gorontalo, Tolitoli, Poso serta Luwuk siang ini,” kata General Manager PLN Sulawesi Utara Tengah dan Gorontalo Edison Sipahutar, Sabtu (29/9)

.6. Menkeu Proses Dana Rp 506 Miliar untuk Bantu Korban

Untuk menangani gempa, pemerintah sedang memproses permintaan dana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB untuk penanganan gempa hingga tsunami di Sulawesi Tengah sebesar Rp 560 miliar.

“Kita permintaan dari BNPB sekitar hampir Rp 560 miliar. Kita proses hari ini. Supaya bisa dicairkan sesegera mungkin hari Senin atau bahkan kalau besok memungkinkan dari perbankan itu adalah sebagai BNPB bisa langsung melakukan operasi,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani, Sabtu (29/9) (Air).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: