Dedi Mulyadi : Negeri Ini Bisa Dipimpin Bukan Jenderal, Konglomerat dan Anak Tokoh

Foto : istimewa

Foto : istimewa

Sketsanews.com, Jakarta – Mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengatakan, bahwa negeri ini baru pertama kali di pimpin oleh rakyat jelata, perlu dilanjutkan dan negeri ini bisa dipimpin rakyat biasa yang bukan Jenderal, konglomerat dan anak tokoh hebat.

Dedi menyampaikannya dalam deklarasi dukungan relawan Kiai dan Santri (Kisan) di Kabupaten Pangandaran pada Kamis, (28/2/2019).

“Ini baru pertama terjadi Presiden dari kalangan rakyat jelata. Jokowi butuh lanjutkan kekuasaan untuk jadi tradisi bahwa negeri ini bisa dipimpin rakyat biasa yang bukan Jenderal, konglomerat dan anak tokoh hebat. Agar negeri ini tidak didominasi orang yang itu-itu saja,” ungkapnya.

Ketua Team Kampanye Daerah (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin Jawa Barat ini menyatakan, bahwa sosok tersebut menyatakan kriteria itu ada pada diri Jokowi sebagai sosok manusia Indonesia yang sempurna.

Jokowi dipandang mampu menjadi kepala keluarga yang harmonis, serta mempunyai keluarga yang ideal. Walaupun Jokowi seorang presiden namun anak-anaknya memilih bekerja sendiri, jelas Dedi.

“Jokowi sosok manusia sempurna menurut ukuran Indonesia. Sempurna jadi kepala keluarga, anak kerja sendiri, punya cucu, keluarganya jalan-jalan di dalam negeri. Kesederhanaannya itu loh,” katanya.

Dedi menambahkan, Ibunda Jokowi adalah sosok yang ikhlas dan rendah hati dan tidak marah ketika anaknya dituduh anti Islam dan PKI. Sedangkan sang istri, Iriana, tidak mau ikut campur urusan suami.

“Biasanya istri dominasi, kadang ikut ngatur suami. Tapi Bu Iriana nggak ngatur-ngatur, diam aja mendoakan suami. Ibunya (Jokowi) nggak ngambekanaknya disebut PKI,” ujar Ketua DPD Golkar Jawa Barat itu. (Gs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: