Delapan Anggota GMNI Diciduk Polisi Saat Demo Tagih Janji Jokowi

iIlustrasi demo mahasiswa. (Istimewa)

iIlustrasi demo mahasiswa. (Istimewa)

Sketsanews.com, Jakarta – Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam GMNI Komisariat Univertas Kristen Indonesia menggelar demo menagih janji Jokowi. Aksi tersebut dilakukan dengan membakar ban di depan kampus UKI Cawang pada Jumat, 5 April 2019 kemarin. Delapan mahasiswa diciduk poisi menyusul demo tersebut.

Kapolsek Kramat Jati, Komisaris Polisi Nurdin AR mengatakan, penangkapan mahasiswa tersebut lantaran saat menggelar aksi mahasiswa tidak memiliki izin.

“(Mereka) tidak ada izin. (Mereka) bakar ban di tengah jalan mengganggu ketertiban umum,” ujarnya, Sabtu (6/4/2019).

Nurdin mengatakan, Para mahasiswa tersebut membakar ban hingga mengganggu arus lalu lintas. Terpaksa polisi pun membubarkan karena dinilai mengganggu ketertiban umum.

“Kemarin (aksi) sebelumnya polisi ada yang kena dilempar batu,” tambahnya.

Dalam aksi ‘Menagih Janji Jokowi-JK’ tersebut, para mahasiswa tersebut menuntut:

1. Berikan perlindungan terhadap buruh migran RI di luar negeri;

2. Usut Tuntas segala kasus Korupsi (BLBI, E-KTP, PLTU RIAU, Lelang Jabatan, Suap Kalapas Suka Miskin);

3. Selesaikan segala kasus HAM Masa Lalu dengan jalur pengadilan.

(Ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: