Demam Berdarah Dengue di Sragen Mencapai 785 Kasus

Kepala Dinas Kesehatan Sragen dr Hargiyanto (INDRO SUPRIYADI/RADAR SRAGEN)

Kepala Dinas Kesehatan Sragen dr Hargiyanto (INDRO SUPRIYADI/RADAR SRAGEN)

Sketsanews.com, Sragen – Laporan kasus yang diduga demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sragen terus mengalami peningkatan. Sampai hari ini, Rabu (6/2) sudah mencapai 785 kasus. Jumlah tersebut masih akan kembali diverifikasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) untuk memastikan kepastian mengenai laporan tersebut.

Kepala DKK Sragen, Hargiyanto menjelaskan, jumlah laporan memang terus mengalami peningkatan. Akan tetapi, tren kasus yang dilaporkan setiap harinya justru mengalami penurunan. “Jumlahnya memang terus bertambah, tapi trennya laporan kasus per harinya mengalami penurunan. Jika sebelumnya sehari ada laporan kasus sebanyak 80 laporan, tetapi sekarang sudah menurun,” ungkapnya.

Dengan banyaknya laporan ini, lanjut Hargiyanto, pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap laporan kasus DBD ini. Tujuannya adalah untuk memastikan, apakah laporan tersebut benar merupakan kasus Demam Berdarah Dengue atau hanya sekadar laporan saja.

“Karena belum tentu laporan kasus itu semuanya positif DBD jadi harus dilakukan verifikasi apakah positif atau hanya laporan,” ungkapnya, seperti dikutip dari Malangpostonline.

Sementara itu, untuk mengantisipasi merebaknya kasus DBD di Sragen, pihaknya terus menggencarkan upaya untuk melakukan pencegahan. Salah satunya yakni peningkatan kualitas Pemberantasan sarang nyamuk (PSN). “Selain itu, kami juga menerjunkan juru pemantau jentik (Jumantik), dan Jumatik akan mendapatkan gaji,” pungkasnya. (Is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: