Densus 88 Geledah Kontrakan Pedagang Bakso Tusuk di Sleman

Sketsanews.com, Sleman – Polisi menggunakan sebo (penutup wajah) dan bersenjata lengkap pada Rabu (11/07/2018) pagi mendatangi dan mengeledah salah satu rumah kontrakan di Rt 05/Rw 35 Bedingin, Wetan Sumberadi, Mlati, Sleman.

Rumah kontrakan ini dihuni oleh SFH (45) beserta istri dan anaknya.  Aksi polisi ini membuat kaget tetangga sekitar rumah kontrakan tersebut.

“Ya kaget, ada polisi yang datang ke sini. Tadi dari kepolisian datang kesini sekitar jam 10.00 Wib,” ujar Ridwan Dwi Utomo (22) tetangga kontrakan SFH saat ditemui Kompas, Rabu (11/07/2018).

Ridwan menuturkan anggota polisi yang datang lebih dari 10 orang. Mereka ada berjaga di luar kontrakan dan ada yang masuk ke dalam.

Menurutnya, anggota polisi yang datang berpakaian preman dengan mengenakan rompi anti peluru. Selain itu mereka mengenakan sabo penutup wajah.

“Kalau tidak salah dari Densus 88. Saya tadi sempat keluar kontrakan, terus dipanggil dan ditanya ada keperluan apa, kalau tidak ada keperluan silahkan masuk rumah lagi dan jangan mendekat,” urainya.

Ridwan menyampaikan rumah kontrakan yang didatangi oleh polisi berada tepat disebelah Timur kontrakan yang ditinggalinya. Rumah kontrakan tersebut ditinggali oleh SFH (45) beserta istri dan ketiga anaknya.

“Yang didalam istri dan anaknya, satu masih berusia TK dan dua balita. Tadi Polisi masuk ke dalam, terus keluar membawa barang-barang, mobil, sepeda motor dan memasang garis polisi,” tegasnya.

“Saya tidak tahu siapa saja yang dibawa, tapi sekarang rumah kontrakan sepi tidak ada siapa-siapa,” imbuhnya.

Menurutnya selama tinggal di kontrakan SFH dan keluarganya tidak menunjukan gerak -gerik yang mencurigakan. Mereka tidak tertutup dan bergaul dengan warga masyarakat sekitar.

“Kesehariannya biasa saja, ya dengan masyarakat juga membaur, aktif di masjid. Sehari-hari jualan bakso tusuk dan martabak, tapi tidak kenal dekat karena saya belum lama ke sini,” ungkapnya.

Sementara itu, seperti dilansir dari Kompas, Imah (40) istri pemilik rumah kontrakan mengatakan SFH tinggal dirumah kontrakan miliknya sudah sejak 5 bulan lalu.

“Saya tidak tahu, soalnya tadi di pasar. Kalau keseharianya biasa saja,” ujarnya.

Densus 88

Sementara itu, Kapolres Sleman AKBP Muhammad Firman Lukmanul Hakim saat dikonfirmasi mengatakan bahwa penanganan penggeledahan langsung dilakukan oleh Densus 88 Mabes Polri.

“Saya tidak tahu apa-apa. Itu yang turun langsung dari Densus Mabes Polri,” urainya.

Dari pengamatan Kompas, rumah kontrakan di Rt 05/Rw 35 Bedingin, Wetan Sumberadi, Mlati, Sleman terpasang garis polisi.

Situasi rumah kontrakan terlihat sepi dan tidak ada anggota polisi yang berjaga. Gerobak untuk berjualan bakso tusuk tampak terparkir di depan rumah kontrakan. (Wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: