Densus 88 Geledah Rumah di 3 Lokasi di Tasikmalaya

?

Sketsanews.com, Tasikmalaya – Densus 88 Anti Teror menggeledah tiga titik lokasi di dua wilayah Kecamatan Bungursari dan Kecamatan Mangkumi, Kota Tasikmalaya, Selasa (29/5/2018) sekira pukul 14.30 WIB.

Penggeledahan dilakukan di sebuah Rumah di Perum Bukit Rancageneng Permai RT 05/RW 03 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Bungursari, kemudian rumah di kawasan Jalan Aboh Kampung Sukamulya Kelurahan Sukamulya Kecamatan Bunguesari dan di Jalan Sangkali RT 02 RW 02 Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi. Diduga penghuni rumah tersebut ada keterkaitan dengan gerakan terorisme.

Menurut Ketua RT 05 Perum Rancageneng, Susi Susilawati, penghuni rumah D2 Perum yang digeledah oleh petugas tersebut yakni GL (35). Namun tidak mengetahui kenapa rumah yang dikontraknya sudah sekitar 4 tahun itu digeledah.

Menurut Susi, GL pemilik rumah sehari-hari baik dan bergaul seperti biasa dengan tetangga. Tidak ada yang mencurigakan ataupun janggal. Bahkan tidak nampak banyak tamu yang keluar masuk ke rumah GL.

“Baik, bergaul dengan tetangga seperti biasa. Tidak ada tamu atau kegiatan yang aneh-aneh. Bahkan suka nongkrong dan kumpul-kumpul dengan warga jika usai pulang kerja,” katanya saat ditemui tidak jauh di lokasi penggeledahan.

Sementara istrinya, setahu Susi, saat ini berada di Bogor dan jika ada di perum biasa bergaul dengan tetangga dan ibu-ibu perum. Sedangkan dua anak GL dipesantrenkan di salah satu Pesantren di luar Kota Tasikmalaya.

Namun, lanjut Susi, sebelumnya ada seseorang yang datang menggunakan sepeda motor menanyakan rumah D2 sekitar pukul 09.00 WIB. “Saya tidak curiga apa-apa terhadap tamu tersebut. Akan tetapi setelah menjelang sore kaget banyak polisi yang melakukan penggeledahan,” katanya.

Sementara ketua RW 03 Abdul Hafid, saat sahur dirinya melihat GL ada di rumah, tapi mendengar kabar sekitar jam 08.00 WIB ditangkap. Biasanya sehari-hari bekerja membuat pagar teralis sebagai tukang las. GL bukan asli warga perum namun ngontrak sudah sekitar 4 tahun.

Dikatakannya, ketika menyaksikan penggeledahan oleh Densus, ada barang-barang yang dibawa, yakni laptop, dokumen, KTP, senapan angin, busur dan samurai.

Dilansir dari Galamedianews, Kapolres Tasikmalaya, AKBP Febry Ma’ruf mengatakan, pihaknya hanya melakukan pendampingan pasukan Densus 88 anti teror. Diungkapkannya, masih ada beberapa yang akan dilakukan penggeledahan yakni di kawasan Aboh dan Sangkali. Adapun penangkapan terduga yang diduga merupakan Ketua JAT, pihaknya tidak bisa memberikan keterangan itu kewenangan Densus.

“Kami tidak mengetahui berapa orang dan apa keterkaitannya dengan jaringan serta aksi teror yang mana. Semua kegiatan langsung ditangani pihak Densus 88,” kata Febry.

Dikatakan Febry, penggeledahan dilakukan di 3 rumah diantaranya satu bengkel las tempat bekerja terduga. Penggeledahan tersebut dalam rangka pengungkapan kasus terorisme. Hanya saja ia enggan berkomentar banyak karena kasus ini ditangani Densus 88.

“Penggeledahan tiga titik lokasi di wilayah Bungursari dan Mangkubumi. Ya, penggeledahan ini terkait kasus terorisme. Belum mengetahui berapa orang yang turut dibawa oleh Densus 88. Sebab saat penggeledahan di kediaman GL tak ada penghuni rumah dan di kontrakan AJ hanya ada istri AJ dan anak-anak saja,” ujarnya. (Wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: