Densus 88 Tangkap Pemuda di Terminal Bus Kebumen

Suasana lokasi penangkapan, Kamis (21/06/2018) siang. (nanang wh/koranbernas.id)

Sketsanews.com, Kebumen — Tim Detasemen Khusus (Densus ) 88 Anti   Teror Mabes Polri dikabarkan kembali menangkap seorang terduga teroris di Kabupaten Kebumen.

Rabu (20/06/2018) sore, seorang pemuda berumur sekitar 25 tahun ditangkap  di Terminal Bus Kebumen, ketika sedang berdiri di teras sebuah kios jasa pengangkutan barang di terminal bus tipe A itu.

Beredar dugaan Ftn yang ditangkap di Desa Kalijaya Kecamatan  Alian Kabupaten Kebumen dan Hr (25) warga Kelurahan  Karanganyar Kecamatan Sawah  Besar Jakarta Barat, dipersiapkan menjadi calon pengantin untuk aksi bunuh diri dengan target di Kabupaten Kebumen.

“Penangkapan sangat cepat, kurang dari dua menit anggota Densus tidak  terlihat membawa  senjata api,“ kata seorang sumber koranbernas.id.

Lokasi penangkapan kurang dari 20 meter Sub Pos Pengamanan  Lebaran Polres Kebumen di Terminal Bus Kebumen. Seorang anggota Polres yang bertugas di pos  pengamanan, sempat mengira ada perkelahian, ternyata bukan.

Tatok (32), karyawan sebuah agen bus antar kota  antar provinsi mengatakan saat itu beberapa kios agen bus sedang ramai penumpang.

Penangkapan berjalan  cepat.  Terduga diringkus,  diborgol dan dibawa dengan mobil. “Saya  melihat,  orang yang ditangkap sudah tengkurap, diringkus,“ kata Tatok sambil menunjuk tempat penangkapan.

Kapolres Kebumen Kebumen AKBP Arief Bahtiar kepada wartawan  menyatakan benar penangkapan dua orang terduga  teroris namun itu bukan kewenangannya untuk menjelaskan.

Usai penangkapan, pengamanan  di markas  polisi di Kabupaten  Kebumen lebih ketat. Di gerbang masuk Mapolres Kebumendisiagakan anggota Sabhara dengan senjata laras panjang dan rompi antipeluru.

Tidak ada pemeriksaan setiap tamu dengan metal detektor. Tiap tamu diwajibkan meninggalkan kartu identitas sebelum masuk ke Mapolres. (Sh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: