Didesak Agar Menceraikan Suaminya, Wanita Bercadar Tewas

Perempuan bercadar yang ditemukan tewas tergeletak di halaman Masjid Anas Bin Faadolah Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kamis (4/1/2018) sore. SURYA/MOHAMMAD ROMADONI

Perempuan bercadar yang ditemukan tewas tergeletak di halaman Masjid Anas Bin Faadolah Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kamis (4/1/2018) sore. SURYA/MOHAMMAD ROMADONI

Sketsanews.com, Kediri – Kematian Nurul Khotimah (38), wanita bercadar yang mayatnya ditemukan di area masjid menyisakan sejumlah kejanggalan.

Rusdi (65) ayah korban menuding kemungkinan ada keterlibatan orang dekat korban.

Hal itu dibuktikan adanya pengakuan dari suami korban, Sunaryo.

Dia menunjukkan ponsel korban yang sempat dihubungi oleh teman prianya.

“Kami meminta polisi agar menangkap pelaku dan dihukum setimpal,” tegasnya dijumpai Surya di rumahnya, Jumat (5/1/2018), seperti dikutip dari Tribunnews.

Dikatakannya, korban mempunyai teman pria semasa sekolah yang dahulu pernah dekat.

Ia mengetahui pria tersebut masih berupaya menghubungi korban meski masing-masing telah berumah tangga.

Perempuan bercadar yang ditemukan tewas tergeletak di halaman Masjid Anas Bin Faadolah Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kamis (4/1/2018) sore. SURYA/MOHAMMAD ROMADONI

Bahkan, lanjutnya, secara terang-terangan kalau teman sekolahnya tersebut pernah meminta korban menceraikan suaminya dan menikah dengannya.

Korban dijanjikan akan diberi rumah dan dipenuhi seluruh biaya kebutuhan hidup asalkan bersedia menuruti keinginannya.”Iya memang benar begitu,” jelasnya.

Sedangkan, Agustina (40) kakak korban mengaku sebelum kejadian sempat berbincang bersama suami korban.

Pada saat itu, suami korban sempat menunjukkan history panggilan telepon dari ponsel korban yang dihubungi oleh teman sekolahnya.

“Saya pernah ditunjukkan ponsel ada telepon berulang kali ke ponsel adik (korban),” bebernya.

Sepengetahuannya adiknya hanya sedikit mempuyai teman pria itupun rekannya semasa sekolah.

“Kalau persoalan pribadi dia (korban) cenderung tertutup,” imbuhnya.

Sementara itu, kasus dugaan pembunuhan terhadap korban Nurul Khotimah (38) masih menjadi teka-teki.

Sepucuk surat pesan dari sosok misterius agar memperlakukan jasad wanita bercadar memakai syariat islam. (surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni)

Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Hanif Fatih Wicaksono masih memeriksa suami korban.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta keterangan teman dekat korban berinisial (A) warga Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

“Kami masih melakukan penyidikan terkait kasus ini,” ujarnya.

Hanif menjelaskan pihaknya belum dapat memastikan dugaan keterlibatan teman dekat korban.

Apalagi, terkait indikasi bukti petunjuk yang menjurus dugaan pembunuhan.

“Kami masih memburu pelakunya,” ujarnya. (Wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: