Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Diduga Mengantuk, Pemotor Masuk Selokan dan Tewas

Diduga Mengantuk, Pemotor Masuk Selokan dan Tewas

Lokasi pemotor kecelakaan masuk selokan lalu tewas. ©2018 Merdeka.com

Sketsanews.com, Solo – Sulistyo, seorang pengendara motor, warga Bayan RT 04 Kadipiro, Banjarsari, Solo, mengalami kecelakaan, di Jalan Kolonel Sugiyono, Senin (30/4) pagi. Sepeda motor Yamaha Mio Z bernomor polisi AD 6845 AQD yang dikendarainya oleng dan masuk ke selokan sedalam 1 meter.

Akibat kejadian di pagi buta itu, Sulistyo tewas di tempat. Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, saat kejadian tak ada warga yang mengetahui. Karena peristiwa terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, sehingga jalanan masih sepi. Baru sekitar pukul 06.00 WIB warga menemukan korban tergeletak di semak-semak.

Warga setempat Narto (45) mengatakan, saat ditemukan kondisi korban sudah tidak bernyawa. Sepeda motor yang dikendarai korban masuk ke dalam selokan, sementara korban terpental di semak-semak.

“Mungkin mengantuk dan oleng kemudian masuk selokan. Kita temukan sudah meninggal dunia. Dia tadi dari arah timur. Sampai di depan warung tengkleng Jito Ndlidir motornya masuk selokan,” ujar dia.

Narto menceritakan, jika istrinya sempat mendengar suara benturan sekitar pukul 03.00 WIB. Hanya saja dia tidak menyangka jika terjadi kecelakaan, karena kondisinya masih gelap.

Kapolsek Banjarsari Kompol I Komang Sarjana menyampaikan pihaknya mendapatkan laporan warga sekitar pukul 06.30 WIB. Sejumlah petugas langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke rumah sakit. Dia menduga korban mengantuk saat mengendarai sepeda motor sehingga kemudian menabrak dan masuk ke dalam selokan.

“Berdasarkan pantauan di lokasi, dugaan sementara korban mengantuk dan motornya masuk selokan, hingga meninggal dunia,” jelasnya.

Selama evakuasi sejumlah warga yang penasaran berhenti untuk menyaksikan peristiwa tersebut. Arus lalu lintas sempat tersendat akibat peristiwa itu. Namun situasi berangsur sepi setelah jenazah korban dievakuasi. (Ad/Merdeka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: