Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, Internasional, News Donasi Rp 1,7 Miliar Terkumpul untuk Bayar Uang Jaminan Najib Razak

Donasi Rp 1,7 Miliar Terkumpul untuk Bayar Uang Jaminan Najib Razak

Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak (tengah) tiba untuk menghadiri sidang di kompleks pengadilan Duta di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (4/7/2018). (AFP/Mohd Rafsan)

Sketsanews.Kuala Lumpur – Uang senilai 490.000 ringgit atau sekitar Rp 1,7 miliar berhasil dikumpulkan oleh pendukung mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. Dilaporkan Straits Times, Senin (9/7/2018), program penggalangan dana bertajuk

“Solidariti Bersama Datuk Najib” rencananya digunakan untuk membayar sisa uang jaminan bagi Najib yang didakwa korupsi. Juru bicara program donasi tersebut, Moh Razlan Mohamad Rafii, mengatakan uang tersebut akan diserahkan kepada Najib.

“Dia ada di Kompleks Pengadilan Kuala Lumpur untuk melunasi uang tebusan sebesar 1 juta ringgit (Rp 3,5 miliar) dan kami akan menuju ke sana,” ucapnya.

“Kami berhasil mencapai target kami,” imbuhnya.

Dia berharap donasi itu dapat mendukung Najib, baik secara finansial maupun moral “Donasi tidak hanya berasal dari seluruh Malaysia, tapi juga ada dari Singapura, Indonesia, dan Kanada,” katanya.

Seperti diketahui, Najib didakwa korupsi oleh pengadilan karena menerima uang suap jutaan dollar.

Dia dikenai tiga dakwaan atas pelanggaran kriminal kepercayaan karena menerima dana senilai 42 juta ringgit atau sekitar Rp 149 miliar dan satu dakwaan karena menerima gratifikasi.

Masing-masing dakwaan bisa membawa Najib tinggal di balik jeruji hingga 20 tahun penjara.

Najib menjadi mantan perdana menteri Malaysia yang pertama diseret ke meja hijau. Meski didakwa, Najib tidak perlu ditahan setelah membayar uang jaminan sebesar 1 juta ringgit, atau Rp 3,5 miliar.

Setengah dari uang jaminan dibayar di sidang dakwaan, sisanya dilunasi pada Senin (9/7/2018). (Ro/Kompas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: