Dua Kali Kotak Infak Masjid At-Taubah Sragen Dibobol Maling

Sketsanews.com SRAGEN — Kotak infak di Masjid At-Taubah Plumbungan, Karangmalang, Sragen. Pembobolan kotak infak diketahui Sabtu (23/11/2019), sekitar pukul 07.15 WIB, ketika petugas kebersihan mematikan kipas angin yang masih menyala dan hendak bersih-bersih masjid.

Tim Polsek Karangmalang pun terjun ke lokasi untuk menggali keterangan setelah mendapat laporan tentang pembobolan kotak infak itu. Selama sebulan terakhir sudah ada dua kasus pembobolan kotak infak di wilayah Karangmalang, yakni di Plumbungan dan di Ngablak Kelurahan Kroyo, Karangmalang.


Petugas kebersihan di Masjid At-Taubah Plumbungan, Karangmalang, Sragen, memeriksa kotak infak yang rusak setelah dibobol maling, Sabtu (23/11/2019). (Solopos-Tri Rahayu)

Petugas kebersihan Masjid At-Taubah Plumbungan, Karangmalang, Sragen, Sutarto, 60, saat berbincang dengan solopos.com, Sabtu, menyampaikan kondisi kotak infak itu dipasang di dalam masjid dan digembok.

Dia mengatakan pada saat Subuh kondisi kotak infak masih terkunci rapat. Pada pukul 07.15 WIB, kata dia, ada tukang yang mmperbaiki teras masjid datang.

“Saya ikut datang ke masjid. Saya mendengar suara kipas yang masih menyala. Saya masuk untuk mematikan kipas. Ada tukang yang masuk mengecek keramik yang retak. Saat hendak keluar masjid saya melihat kondisi kotak infak sudah rusak. Gemboknya dijebol. Untungnya uang yang didalam tidak banyak karena habis diambil uangnya pada Jumat [22/11/2019],” ujar Sutarto.

Dia memperkirakan uang dalam kotak infak itu berkisar Rp15.000-Rp30.000 karena hanya infak pada Subuh tadi.

“Pembobolan kotak infak ini bukan baru kali pertama. Sekitar lima bulan lalu, takmir masjid membeli tiga kotak infak karena kotak infak sebelumnya hilang dicuri juga. Saat masih baru itu juga dibobol kuncinya. Jadi Rabu dibeli dan dipasang di masjid, kemudian Kamisnya dibobol. Ya, isinya tidak seberapa,” ujarnya.

Seorang anggota Polsek Karangmalang yang mengecek ke Masjid At-Taubah menginformasikan pernah terjadi pencurian kotak infak di Masjid Ngablak, Kroyo, sebulan terakhir. Di Ngablak itu sudah terjadi enam kasus pencurian isi kotak infak di lokasi yang sama.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Karangmalang AKP Mujiyono mengatakan sempat ada informasi pembobolan kotak infak di media sosial dan sudah ditindaklanjuti.

“Kami menyarankan kepada takmir masjid, apabila diperkirakan kotak infak berisi uang banyak supaya diamankan dulu sehingga tidak perlu menunggu isinya banyak baru dibuka,” ujarnya.

Solopos

2019-11-23 11:53:46

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: