Dua Penadah Barang Gelap Digelandang Polisi

Du

KKonfrensi Pers ungkap kasus penadah barang gelap, Kamis, 21/3/2019. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Malang – Dua pemuda asal Kota Malang kini harus mendekam di tahanan Mapolresta Malang lantaran telah menjadi penadah barang gelap. Hal ini diungkap Resmob Polres Malang Kota (Makota) dalam konfrensi pers, Kamis (21/3).

Kasat Reskrim Polres Makota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna menjelaskan, bahwa tersangka MR (24) warga Lowokwaru Kota Malang, dan HY (24) warga Muharto Kedungkandang Kota Malang digelandang Polisi lantaran telah bekerja sama sebagai penadah dan terlibat jual-beli barang curian.

“Semula HY membeli sepeda motor milik Fuad yang berstatus nara pidana seharga Rp. 1,5 juta. HY sebenarnya tau kalau itu adalah barang curian, karena harga yang sangat murah,” kata Kasat Reskrim Pokres Makota AKP Komang.

Komang menambahkan, sepeda tersebut sengaja dibeli HY dan digunakan untuk keperluan sehari-hari. Kemudian Fuad memberikan imbalan kepada MR sebesar Rp. 250 ribu sebagai jasa perantara karena telah menjualkan sepeda tersebut.

Baca juga: Tega! IRT di Kota Malang Kuras Isi ATM Sahabat Dekatnya

Polisi yang mengedus perbuatan jahat kedua tersangka itu, dengan cepat bergerak meringkus dan menjebloskan kedalam tahanan Mapolresta Malang.

Dari tangan tersangka didapati barang bukti berupa satu unit sepda motor Honda Beat beserta sepasang nomor kendaraan palsu.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. (Lis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: