Dua Residivis Pencurian Sepeda Motor di Kota Malang Dicokok Polisi

(Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Kapolres Makota, AKBP Asfuri, SIK, MH, didampingi dengan Kapolsek Blimbing, Kasubbag Humas Polres Makota, serta Kanit Reskrim Polsek Blimbing saat Pres Release ungkap kasus Ranmor, Sabtu, 9/2/2019. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Malang – Dua orang residivis pencurian sepeda motor berhasil dibekuk petugas gabungan Resmob Polres Malang Kota dan Unit Reskrim Polsek Blimbing Polres Malang Kota, Sabtu, 9/2/2019.

Pelaku Bagus (24) kini harus mendekam di tahanan Polsek Blimbing Polres Malang Kota (Makota) lantaran telah menjadi penadah kendaraan hasil curian. Sementara pelaku lainnya dengan inisal Vi (17) harus mendekam di tahanan Polres Malang Kota akibat perbuatannya yang telah melakukan pencurian sepeda motor di Kota Malang sebanyak 19 lokasi.

Bagus yang merupakan warga Tajinan Kabupaten Malang itu berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Blimbing pada 6/2/2019 silam. Bagus diduga telah melakukan tindak pidana penadah barang gelap hasil curian.

Kapolres Makota AKBP Asfuri, S.I.K., M,H menjelaskan, bahwa penangkapan Bagus bermula saat petugas menerima laporan kehilangan kendaraan sepeda motor pada 9/1/2019 yang lalu.

Baca juga: Operasi Tumpas Narkoba 2019, Polres Makota Ungkap Kasus Hingga 300 Persen

“Dengan laporan itu kemudian petugas melakukan penyelidikan dan didapati informasi adanya jual beli kendaraan tanpa kelengkapan surat-surat melalui media sosial,” terang Asfuri kepada Sketsanews.com, Sabtu (9/2).

Polisi wawancarai pelaku penadah sepeda motor hasil curian. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Setelah dilakukan pengintaian, petugas berhasil mengamankan tersangka di rumah Kost beserta satu unit sepeda motor jenis Honda Beat serta plat palsu lainnya.

“Saat itu juga tersangka langsung digelandang ke Polsek Blimbing untuk dilakukan penyidikan,” imbuh Asfuri.

Baca juga: Massa Serang Aparat Keamanan di Lapangan Rampal Malang

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mendapatkan sepeda motor bodong hasil jual beli dari temannya dengan inisial Vi seharga Rp. 1,5 juta. Tak menunggu waktu lama, Polisi segera memburu Vi yang akhirnya berhasil diringkus di kawasan Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang.

“Karena masih dibawah umur, maka Vi ditangani oleh unit PPA Polres Malang Kota. Dari pengakuannya, tersangka ini telah melakukan pencurian sepeda motor di 19 lokasi berbeda di Kota Malang,” kata Kapolres Malang Kota.

Sebelumnya, Bagus pernah menghuni Lapas Kelas I Lowokwaru Malang karena kasus narkoba, sedangkan Vi juga pernah ditahan di Lapas Kelas I Lowokwaru Malang dengan kasus pencurian dengan pemberatan (Curat).

Lebih lanjut, Kapolres Makota menegaskan, Bagus dijerat dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. Sementara itu, Vi dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan selama 7 tahun penjara. (Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: