Eks Kalapas Sukamiskin Terima Suap Berakhir di Bui

Wahid Husen, Eks Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin. (ft net)

Wahid Husen, Eks Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin. (ft net)

Sketsanews.com, Bandung – Wahid Husen telah kembali ke penjara. Namun eks Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin itu kembali bukan sebagai pejabat, melainkan narapidana.

Wahid telah divonis majelis hakim dalam sidang putusan yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung pada Senin (8/4). Melansir Detikcom, hakim menyebut Wahid terbukti bersalah menerima suap dari narapidana Fahmi Darmawansyah berkaitan dengan fasilitas mewah yang didapat suami dari Inneke Koesherawati itu.

“Menjatuhkan hukuman pidana kepada terdakwa 8 tahun penjara dengan denda Rp 400 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayarkan diganti kurungan 4 bulan,” ucap Ketua majelis hakim Sudira saat membacakan amar putusan.

Hakim menyatakan perbuatan Wahid dianggap melanggar sesuai dengan dakwaan pertama Pasal 12 Huruf b Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor sebagaimana diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2011 tentang tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Putusan terhadap Wahid ini lebih ringan dari tuntutan jaksa KPK yang menuntut Wahid selama 9 tahun penjara. Atas putusan ini, hakim memerintahkan Wahid untuk ditahan.

“Memerintahkan agar terdakwa tetap ditahan,” katanya.

Wahid tak mau berkomentar atas putusannya itu. “No comment, no comment, saya pusing,” ucap Wahid sambil keluar ruang persidangan.

Meski telah divonis, belum diketahui kemana Wahid akan dieksekusi. Namun pengacara Wahid, Firma Uli Silalahi akan meminta ke jaksa KPK tidak mengeksekusinya ke Lapas Sukamiskin. Wahid takut jadi korban perundungan. (sdq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: