Sketsa News
 
Home Berita, Berita Terkini, Internasional, News, Opini Erdogan Desak Jaksa Saudi Cari Tahu Pengirim ‘Death Squad’ Khashoggi

Erdogan Desak Jaksa Saudi Cari Tahu Pengirim ‘Death Squad’ Khashoggi

Foto: Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (REUTERS/Carlo Allegri)

Sketsanews.com, Jakarta – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah memanggil kepala jaksa Arab Saudi yang berkunjung ke Turki pada Selasa (30/10) waktu setempat. Erdogan meminta jaksa Saudi untuk mencari tahu siapa pihak yang menghendaki pembunuhan terhadap Jamal Khashoggi.

Dilansir AFP, Rabu (31/10/2018), kepala jaksa Saudi berkunjung ke konsulat Saudi di Istanbul, tempat kejadian perkara pembunuhan terhadap Khashoggi.

Mata dunia sedang menyoroti Pangeran Mohammad bin Salman (MBS) di balik kematian Khashoggi. Erdogan mengatakan 15 orang dari Riyadh Arab saudi telah datang ke Istanbul untuk membunuh kontributor Washington Post itu.

“Siapa yang mengirim 15 orang itu? Sebagai jaksa penuntut umum, Anda harus mempertanyakan itu, supaya Anda dapat mengungkapnya,” kata Erdogan kepada para reporter di Ankara.

“Sekarang kami harus mengungkan kasus ini. Tak perlu berbohong, tak masuk akal untuk menyelamatkan orang tertentu,” ujar Erdogan yang berhenti menuding pemerintahan Saudi secara langsung.
Jaksa Agung Sheikh Saud Al Mojeb melawat ke Istanbul pekan ini setelah pihak resmi Saudi mengakui bahwa pembunuhan itu adalah aksi terencana, berdasarkan investigasi Turki. Dia bertemu kepala jaksa Turki, Irfan Fidan, pada Senin (29/10) kemarin untuk meminta rekaman utuh bahan investigasi, meliputi gambar dan rekaman suara. Namun pihak Turki menolak permintaan itu.

15 Orang itu disebut-sebut sebagai ‘death squad’, yakni kelompok yang dibentuk untuk membunuh pihak lawan. Istilah itu digunakan banyak media untuk menyebut 15 orang warga Arab Saudi yang menjadi tersangka kasus hilangnya wartawan kritis Saudi, Jamal Khashoggi (59).

(Sdq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: