Sketsa News
 
Home Berita, Berita Terkini, Internasional, kriminal, News, Peristiwa Erdogan: Pembunuhan Khashoggi Diperintahkan Level Tertinggi Saudi

Erdogan: Pembunuhan Khashoggi Diperintahkan Level Tertinggi Saudi

Recep Tayyip Erdogan (Reuters)

Sketsanews.com, Ankara – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan perintah pembunuhan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi datang dari ‘level tertinggi’ pada pemerintahan Saudi. Erdogan menyerukan agar ‘dalang’ pembunuhan Khashoggi segera diungkap.

Dalam tulisan editorial opini pada surat kabar Amerika, The Washington Post, seperti dilansir Reuters, Senin (5/11/2018), Erdogan menyebut dirinya tidak percaya ‘untuk sedetik pun’ bahwa Raja Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud telah memerintahkan pembunuhan Khashoggi.

Erdogan juga menahan diri dengan tidak menuding langsung putra mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), yang dicurigai banyak pihak ikut bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi. Diketahui bahwa otoritas Saudi telah menahan 18 orang dan memecat lima pejabat terkait penyelidikan kasus ini.

“Kita juga tahu bahwa individu-individu tersebut datang untuk melaksanakan perintah mereka: Bunuh Khashoggi dan pergi. Akhirnya, kita tahu bahwa perintah untuk membunuh Khashoggi datang dari level tertinggi pemerintah Saudi,” tegas Erdogan, tanpa menjelaskan lebih lanjut siapa yang dia maksud.

Khashoggi (60) merupakan jurnalis senior dan kolumnis The Washington Postyang kritis terhadap kebijakan pemerintah Saudi dan putra mahkotanya.

Khashoggi tewas dibunuh setelah masuk ke Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu. Otoritas Saudi telah mengakui bahwa Khashoggi dibunuh dalam aksi yang telah direncanakan. Pengakuan itu mementahkan pernyataan otoritas Saudi sebelumnya yang menyebut Khashoggi tewas tidak disengaja dalam perkelahian di Konsulat Saudi.

Terlepas dari adanya pengakuan Saudi, keberadaan jenazah Khashoggi hingga kini masih misterius. Pertanyaan soal siapa pemberi perintah pembunuhan Khashoggi juga belum terjawab. Beberapa waktu lalu, para pejabat Turki dan sejumlah anggota parlemen AS menuduh MBS memerintahkan pembunuhan Khashoggi. Tuduhan itu telah dibantah Saudi.

“Tidak ada satu pihak pun yang seharusnya berani melakukan tindakan seperti ini lagi di tanah sekutu NATO. Jika ada pihak yang memilih mengabaikan peringatan itu, mereka akan menghadapi konsekuensi buruk,” ucap Erdogan memperingatkan.

Lebih lanjut, Erdogan menuding Konsul Jenderal Saudi di Istanbul, Mohammed al-Otaibi, telah berbohong dan menyebut Jaksa Agung Saudi Saud al-Mojeb menolak bekerja sama dan tidak menjawab pertanyaan sederhana otoritas Turki. Disebutkan juga oleh Erdogan bahwa ada hal lebih besar di balik kematian Khashoggi, yang bukan sekadar didalangi oleh ‘sekelompok pejabat keamanan’.

“Sebagai anggota komunitas internasional yang bertanggung jawab, kita harus mengungkap identitas para dalang di balik pembunuhan Khashoggi dan menemukan pihak-pihak yang dipercaya oleh para pejabat Saudi — yang masih berusaha menutupi pembunuhan,”seperti yang di kutip dari detikcom. tandasnya.

 

(Air)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: