Fahri Hamzah : Siapapun Presidennya, Dana Desa Pasti Ada, Itu Perintah Undang-Undang

Foto : istimewa

Foto : istimewa

Sketsanews.com, Jakarta – Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Ecovention Ocean Ecopark, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu, 20/2/2019, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan kepada peserta yang hadir bahwa anggaran dana desa karena ada Pak Jokowi.

“Dana Desa…” Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini berteriak. “Pak Jokowi…” Para kepala desa serentak menjawab. “Ingat, anggaran dana desa karena ada Pak Jokowi,” kata Tjahjo sambil mengakhiri ucapannya.

Dan mengarahkan peserta yang hadir untuk mengucapakan yel-yel sambil berdiri. “Kalau saya bilang Dana Desa, jawab Pak Jokowi,” kata Tjahjo.

Perbuatan Tjahjo ini mendapat respon dari Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bahwa dana desa ada sejak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pernyataan Mendagri membohongi publik saat menyebut dana desa ada karena Presiden Jokowi.

“Menurut saya pernyataan ini adalah kebohongan publik, bahaya, dana desa itu amanat UU (Undang-Undang) dan sudah dimulai sejak Presiden SBY,” kata Fahri melalui akun Twitternya @Fahrihamzah, Kamis, 21/2/2019.

Siapapun presidennya, kata Fahri, dana desa pasti ada. “Itu perintah UU,” katanya.

Dana desa ada bukan karena perintah Presiden, tapai merupakan perintah UU. Sedangkan yang memulai peletakan anggaran desa masuk dalam APBN adalah SBY, bukan Jokowi, kata Fahri. “Jadi kalau ada pejabat menganggap itu adalah perintah dari presiden maka itu bohong.” tegasnya.

UU Nomor 6 Tahun 2014 sebenarnya telah disahkan pada 18 Desember 2013, kata dia. (Gs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: