Fahri: Kepala Negara Selanjutnya Harus Mampu Membawa Indonesia Berwibawa Dimata Internasional

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. (Istimewa)

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. (Istimewa)

Sketsanews.com, Jakarta – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai Indonesia hingga saat ini belum mampu menunjukkan kewibawaannya sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia.

Sebabnya, menurut Fahri yang sekaligusĀ  merupakan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Indonesia masih saja belum menunjukkan kepemimpinan yang mewakili seluruh umat Muslim di dunia dalam forum internasional seperti PBB.

“Belum ada wakil dari bangsa Muslim di Perserikatan Bangsa-bangsa yang punya wibawa,” ujar Fahri dalam deklarasi Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) di Epiwalk, Rasuna Epicentrum Jakarta Selatan, Minggu 3 Maret 2019.

Sementara, dia melanjutkan, agama-agama besar lain di dunia seperti Buddha, Hindu, hingga Kristen Protestan, telah memiliki kepemimpinan yang baik di PBB.

Ketiga agama masing-masing diwakili China, India, hingga Amerika Serikat yang notabene negara dengan mayoritas penduduknya merupakan penganut terbesar agama-agama itu.

“Di China 1,2 miliar penduduk beragama Buddha. Hindu, diwakili oleh India yang miliki satu miliar penduduk beragama Hindu. Ada juga agama Protestan, diwakili oleh Amerika yang miliki 300 juta orang penganut Protestan,” ujar Fadli.

Melansir VIVA, Fadli juga menegaskan bahwa kepala negara atau presiden selanjutnya harus mampu membuat Indonesia menjadi pemimpin negara-negara Muslim. Indonesia harus tampil juga di panggung internasional dengan menawarkan solusi-solusi dari umat Muslim untuk berbagai persoalan dunia.

“Kapan lagi Islam dan negara bersenyawa memberikan tenaga dan kekuatan pada bangsa-bangsa di dunia yang sedang pesimistis bahwa peradaban umat manusia, tidak lain hanya sengketa dan perang? Hal itu hanya terjadi ketika Indonesia memberikan pengaruhnya pada level dunia,” ujar Fahri. (sdq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: