Festival Muharram Digelar di Bundaran HI, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Sketsanews.com Malam ini, Sabtu (31/8), Festival Muharram akan digelar di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Acara ini sebagai bentuk perayaan Tahun Baru Islam. Imbasnya, sejumlah ruas jalan disekitar lokasi keramaian akan ditutup sementara waktu.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Nasir mengatakan, jajarannya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas selama acara berlangsung. Pengalihan arus lalu lintas ini akan dimulai satu jam sebelum acara berlangsung. “Pelaksanaan penutupan sore hari sekitar pukul 16.00,” ujar Nasir saat dihubungi, Sabtu (31/8).

Nasir menuturkan, dari laporan yang diterimanya, massa peserta festival akan berkumpul di Monas. Selanjutnya mereka melakukan pawai obor menuju Bundaran HI sebagai pusat titik kumpul. “Acara dimulai salat Maghrib bersama di Monas baru pawai ke HI,” jelasnya.

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar Festival Muharram guna memperingati tahun baru islam 1441 hijriah, Sabtu (31/8). Acara akan dipusatkan di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Adapula panggung mini di terowongan Kendal.

Dari selebaran yang beredar, acara akan dimulai sejak pukul 17.00-23.00. Akan ada banyal pertunjukan menarik seperti water screen, 3D projection mapping, fire dance, pawai obor, halal foos festival, dan accoustic band transbrother.

Selain itu, acara turut dimeriahkan oleh sejumlah artis tanah air. Diantaranya, Opick, Pasha, Kotak, Wali, Potret, Jiung Band, Hijab Band, Koes Plus Jr, Wika Salim dan Kanda Brothers. Pendakwah kondang juga turut hadir seperti Ustad Syam, dan Ustad Maulana.

Berikut rekayasa lalu lintas selama Festival Muharram di Bundaran HI:

1. Kendaraan dari Patung Kuda Arjuna Wiwaha mengarah ke Jalan MH Thamrin di traffic light Sarinah dibelokan menuju Jalan Wahid Hasyim.

2. Kendaraan dari Jalan Kebon Kacang Raya menuju Bundaraan HI diputar arah menuju Jalan KH. Mas Mansyur.

3. Kendaraan dari Jalan Teluk Betung mengarah ke Jalan Jenderal Sudirman dialihkan menuju Jalan KH. Mas Mansyur.

4. Kendaraan dari arah Jalan Imam Bonjol dibelokan menuju Jalan Pamekasan atau Jalan H. Agus Salim.

5. Kendaraan dari Jalan Jenderal Sudirman mengarah ke Bundaran HI dialihkan menuju Jalan RM. Margono Djojohadikoesoemo.

Antisipasi banyaknya warga Yang akan datang pada festival Muharram yg akan selenggarakan oleh Pemprov DKI pada Sabtu, 31 Desember 2019, Transjakarta telah melakukan antisipasi rekayasa rute khususnya koridor 1 (Blok M-Kota). Perpendekan dan pengalihan rute ini akan diberlakukan mulai pukul 14.00 wib s.d pukul 24.00 Wib pada hari ini Sabtu, 31 Agustus 2019.

Pengalihan acara Jakarta Muhharam Festival adalah sebagai berikut :

Pukul 15.00 WIB akan dilaksanakan penutupan dari arah blok M menuju Kota ditutup Dukuh Atas 1 seluruh kendaraan bus Transjakarta dari Blok M arah ke Kota dialihkan via sebelum Semanggi belok kiri masuk JCC lurus arah Tomang lalu belok kanan menuju Harmoni Kota.

Direktur Operasional PT Transportasi Jakarta, Prasetya Budi mengatakan “Perayaan yang rencananya akan diadakan di sepanjang Jl Thamrin – Sudirman ini akan digunakan untuk warga DKI sekitar 20 ribu pengunjung. Untuk itu Transjakarta telah melakukan rekayasa pergerakan bus untuk melayani warga Yang akan menghadiri acara akbar tersebut,” kata Prasetya Budi.

Rute Koridor 1 (Blok M-Kota) akan dilakukan perpendekan rute sampai dengan Dukuh Atas kemudian berputar diarahkan belok kiri di depan Gedung BNI 46 via Pejompongan, untuk bus putar Landmark naik ke Jn Jend sudirman kembali arah Blok M.

“Dan untuk rute koridor 1 Kota Blok M melayani sampai halte Monas dan sebagian terjadi pengalihan rute, Ini artinya layanan bis penumpang untuk koridor 1 tidak akan mencapai Bank Indonesia hingga halte Tosari”, Jelasnya.

Sedangkan ada sebagian yang mengalami pengalihan rute yakni Dari arah Kota ke Blok M lalu Harmoni belok kanan kemudian RS Tarakan lurus menuju Tomang belok kiri menuju semanggi dan turun ke arah Blok M.

“Pelanggan Transjakarta selain koridor 1 tetap dapat dilayani secara normal dan untuk Pelanggan yg ingin ke arah Pulo Gadung dan sekitarnya masih dapat dilayani di Halte monas lalu ke arah Balaikota dan Ke arah Patung kuda dan seterusnya”, lanjutnya.

Sketsanews.com ❱ Original Source : JawaPos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: