FKPM Malang Buka Posko Kemanusiaan NTB

Pembukaan Posko Kemanusiaan NTB di Gedung FKPM Jl. Veteran, Malang, Selasa, 7/8/2018. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Pembukaan Posko Kemanusiaan NTB di Gedung FKPM Jl. Veteran, Malang, Selasa, 7/8/2018. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Sketsanews.com, Malang – Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kota Malang bersama dengan organisasi dan Komunitas di Malang Raya akan mengalang bantuan kemanusiaan bencana alam NTB.

Hal ini disampaikan oleh Kasubbag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Maehaeni saat acara pembukaan Posko Kemanusiaan NTB di Pos FKPM di Jl. Veteran, Selasa, 7/8/2018 malam.

Marhaeni menyampaikan, bahwa bantuan kemanusiaan itu bisa berupa sembako, obat-obatan, pakaian layak pakai, pembalut wanita, pampers anak-anak, serta uang tunai.

Turut hadir dalam pembukaan Posko Kemanusiaan NTB yakni pengurus organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) wilayah Kota Malang, Duta Damai Dunia Maya, Komunitas Asli Malang, Gusdurian, serta sesepuh dari Mahasiswa Pecinta Alam.

“Rencananya, tahap pertama akan dibuka selama dua pekan, namun jika selama satu pekan sudah terkumpul dalam jumlah banyak, maka akan segera kita salurkan dengan menggunakan Ambulan milik Komunitas Asli Malang dan langsung menuju Posko sesuai arahan rekan-rekan dari RAPI yang sudah berada di lokasi”, Kata Marhaeni saat dihubungi Sketsanews.com, Rabu, 8/8/2018.

Saat ini, pihaknya masih menunggu perkembangan dari lokasi bencana. Karena menurutnya hingga kini akses menuju Lombok masih sangat sulit mengingat situasi yang belum konduaif, serta keterbatasan dari kapal pengangkut.

Penyematan pita tanda panitia penggalangan bantuan kemanusiaan NTB. (Foto: Imam Muchlis/Sketsanews.com)

Lebih lanjut Marhaeni menghimbau kepada masyarakat yang ingin memberikan bantuan, bisa diantar langsung ke Posko Kemanusiaan NTB di Gedung FKPM Jl. Veteran Kota Malang.

Sebagaimana yang telah terjadi di NTB, yakni gempa bumi berkekuatan 7.0 SR telah mengguncang Lombok, Sumbawa, dan Bali pada hari Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB.

Dampak dari gempa yang berkekuatan 7.0 SR itu tercatat 98 orang tewas, 236 orang luka-luka, ribuan rumah rusak dan ribuan orang mengungsi hingga pada hari Senin, 6/8/2018.
(Im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: