Gara-gara Cegukan Beredar Broadcast Sandi Diusir Prabowo

Foto : istimewa

Foto : istimewa

Sketsanews.com, Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi membantah pesan berantai atau broadcast yang beredar dimana menyebut calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno, di usir oleh calon presiden Prabowo Subianto sehingga tidak mengikuti deklarasi kemenangan, Rabu (17/4/2019) malam.

Dalam pesan tersebut dikatakan bahwa  Sandiaga di usir lantaran memberi saran kepada Prabowo agar tidak membuat deklarasi kemenangan, untuk menghormati etika politik dan insiden Pemilu 2014 tidak terulang. Namun, dengan tegas hal itu dibantah oleh Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Menurut Dahnil, Sandiaga tidak mengikuti deklarasi karena tengah sakit cegukan secara terus menerus yang membuat suaranya hilang.

“Nggak itu (tidak diusir-red). Bang Sandi cegukan nggak berhenti. Cegukan, suaranya hilang. Bahkan duduk bareng dengan Pak Prabowo, terus cegukan, terus disuruh Pak Prabowo supaya istirahat di atas. Istirahat kemudian diturutin, kemudian cegukannya itu nggak berhenti,” kata Dahnil di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019).

Selain itu, lanjut Dahnil, Sandiaga diduga kecapaian dengan padatnya kegiatan sebelum pencoblosan hingga setelah pelaksanaan pencoblosan. “Bang Sandi kan nggak berhenti-henti. Kan kemarin tidur jam satu-an, terus jam dua-an udah tahajud di At-Taqwa, kemudian subuhan terus langsung milihkan jam tujuh-an,” papar Dahnil

Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini, Sandiaga usai pencoblosan duduk bersama Prabowo sembari memantau pemberitaan dan hasil quick qount. Sehingga tudingan di usir tidak dibenarkan. “Jadi nggak ada (diusir). Orang saya di situ. Banyak yang di situ,” tandas Dahnil. (Gs)

 

sumber : poskotanews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: