Guru Besar FISIP UI: TNI Tidak Boleh Mengajar Di Sekolah

Guru Besar FISIP UI, Arbi Sanit. (Foto: Istimewa)

Guru Besar FISIP UI, Arbi Sanit. (Foto: Istimewa)

Sketsanews.com, Jakarta – Guru Besar FISIP UI Arbi Sanit mengatakan, TNI tidak boleh mengajar di sekolah-sekolah, karena dikhawatirkan bisa menyesatkan pengetahuan siswa yang sedang belajar

Arbi Sanit menyampaikan hal itu setelah mengikuti isu TNI menjadi guru ramai diperbincangkan oleh masyarakat dalam beberapa pekan terakhir.

Menurut Arbi, penyesatan itu terjadi ketika TNI mengajar, padahal belum pernah dibimbing untuk menjadi guru. Sebagai prajurit, jangan sampai siswa hanya diajari cara berperang saja.

“Jangan-jangan nanti yang diajarkan keamanan mulu. Nah itu susahnya walaupun kurikulum contoh-contoh nya keamanan juga. Lalu anak anak itu di giring ke dalam soal kepemiliteran saja,” kata Arbi Sanit, kepada wartawan di Ammarin Restauran, Jakarta Selatan, Senin (4/3/2019).

Lebih jauh, dia menghimbau kepada seluruh pengelola lembaga pendidikan di Indonesia untuk selektif memilih guru untuk mengajar di lembaganya. Pengelola lembaga pendidikan, termasuk yang bekerja sama dengan TNI mengajar di lembaganya, mesti hati-hati memilih tenaga pengajar untuk anak didiknya.

“Ya karena dia TNI tidak dipersiapkan menjadi guru, dia dipersiapkan menjadi alat keamanan, jangan sampai siswa kita dikenalkan dengan pertempuran dulu. Jadi TNI tidak boleh mengajar,” pungkasnya. (Ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: