Habib Rizieq Ingin Adanya Jaminan Keamanan Dari Presiden Jika Pulang

Pimpinan FPI, Muhammad Rizieq Shihab memberi keterangan usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim, Jakarta, Rabu (23/11). Rizieq diperiksa sebagai saksi ahli dalam kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Ahok. (Liputan6.com/Immanuel Antonius

Pimpinan FPI, Muhammad Rizieq Shihab memberi keterangan usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim, Jakarta, Rabu (23/11). Rizieq diperiksa sebagai saksi ahli dalam kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Ahok. (Liputan6.com/Immanuel Antonius

Pimpinan FPI, Muhammad Rizieq Shihab memberi keterangan usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim, Jakarta, Rabu (23/11). Rizieq diperiksa sebagai saksi ahli dalam kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Ahok. (Liputan6.com/Immanuel Antonius
Pimpinan FPI, Muhammad Rizieq Shihab memberi keterangan usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim, Jakarta, Rabu (23/11). Rizieq diperiksa sebagai saksi ahli dalam kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Ahok. (Liputan6.com/Immanuel Antonius

Sketsanews.com, Jakarta – Ada satu titipan perintah Habib Rizieq pada Persaudaraan Alumni (PA) 212 untuk disampaikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Rizieq ingin adanya jaminan keamanan apabila pulang ke Tanah Air.

Hal itu disampaikan anggota Dewan Penasihat PA 212 Eggi Sudjana. Awalnya, dia menyebut pertemuan PA 212 dengan Jokowi atas sepengetahuan Rizieq dan tak ada kesepakatan apapun.

“Habib Rizieq memerintahkan kepada timnya ini yang 11 untuk supaya menagih janji Jokowi, dalam pengertian jangan ada kriminalisasi kepada ulama,” kata Eggi di kantor Sekretariat PA 212, Jalan Condet Raya Nomor 16, Balekambang, Jakarta Timur, Kamis (26/4/2018).

“Dan dimungkinkan Habib pulang dengan aman. Itu pesan moral sangant tegas, jelas. Jadi nggak ada deal deal segala nggak ada,” imbuh Eggi.

Eggi juga menegaskan pertemuan antara PA 212 dengan Jokowi bukan dalam pengertian PA 212 meminta atau mengemis ke Jokowi. Menurut Eggi, PA 212 sebagai perwakilan ulama memberi nasihat ke Jokowi sebagai umara.

“Jangan lupa di Quran ada Nabi Musa ketemu Firaun, jangan lupa itu di mana perintah Allah datangilah Firaun tapi dengan bahasa yang lemah lembut, ada di Quran,” ucap Eggi.

Dikutip dari detik, “Jadi ulama ini datang kepada penguasa untuk menasihati. Jangan seperti ini, karena apalagi mau pemilu, mau apa, nanti rugi buat dia. Justru kita sayang sama Jokowi jangan sampai dia terzalimi,” imbuh Eggi.  (Ro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: