Hal-hal Baru yang Diungkap Google di Google4ID 2019

Sketsanews.com – Google for Indonesia (Google4ID) 2019 yang digelar pada Rabu (20/11), menjadi ajang Google mengumumkan beberapa hal penting untuk Indonesia. Selain mengumumkan program bernama Bangkit, Google Station, dan komitmen soal keamanan online dan literasi media di Indonesia, beberapa hal lain juga diungkap Google.

Dari mencari batik terbaik, menemukan tempat baru, sampai meminta bantuan untuk berolahraga di pagi hari, Google mengaku ingin semua orang Indonesia mendapatkan manfaat optimal internet melalui inovasi yang bertanggung jawab dan mudah diakses. Beberapa produk dan fitur dari Google4ID bisa dijabarkan sebagai berikut:

Kormo
Aplikasi bursa kerja dan pengembangan karir yang menghubungkan pencari dan pemberi kerja, menyediakan lowongan kerja tingkat pemula di sektor-sektor yang sedang berkembang pesat seperti bisnis on-demand, ritel, dan hospitality. Dengan algoritma pencocokan berbasis machine learning yang efisien, Kormo mencocokkan lowongan kerja dan calon karyawan berdasarkan faktor seperti keterampilan, pengalaman, kompensasi, lokasi, dan ketersediaan. Aplikasi ini juga memiliki fitur pembuat CV gratis dan feed ‘Pelajari’ yang terkurasi dan berisi banyak materi pengembangan profesi.

Project Lead Kormo Bickey Russell menyebutkan, melalui Kormo, Google berupaya membantu para pengguna yang merupakan fresh graduate untuk mendapatkan jenjang karir sesuai dengan minat dan ketertarikan mereka.

“Kami meluncurkan Kormo untuk mengoptimalisasi bagaimana fresh graduate mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Karena kami paham bahwa mendapatkan pekerjaan sesuai passion sangatlah sullit dan melelahkan,” kata Russell, dalam acara Google For Indonesia, di Jakarta, Rabu (20/11).

Optimasi Google Search
Selain mengumumkan Kormo, Goole juga mengungkap sejumlah optimasi pada produknya. Misalnya saja menerjemahkan di Google Go. Terjemahkan halaman web dengan sekali ketuk, dan memintanya dibacakan dalam beragam bahasa.

Google Search kini juga mendukung pengguna untuk menemukan momen penting. Search sekarang bisa membantu user menemukan momen penting dalam video tertentu, menyediakan link untuk membuka momen penting dalam video tersebut berdasarkan stempel waktu yang diberikan oleh kreator konten.

Tak hanya itu, Google Search kini juga mendukung Lens di Google Image Search. Saat user melihat sebuah gambar yang ingin diketahui lebih jauh, misalnya motif batik yang ingin dipelajari, user dapat menggunakan Lens dalam bahasa Indonesia untuk menelusuri gambar tersebut.

Optimasi Google Maps
Selain Google Search, Google Maps juga dioptimalkan. Pihak Google dalam presentasinya menyatakan mereka selalu mencari cara baru untuk membantu orang Indonesia menemukan berbagai hal dan menyelesaikan tugas dalam kehidupan sehari-hari.

Dibuat dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna di Indonesia, ada beberapa hal yang diumumkan terkait Google Maps, pertama Google Maps di Indonesia kini bisa mengikuti local guide.

Pengguna sekarang bisa mengikuti Local Guide favorit untuk selalu mendapatkan rekomendasi terbaru mereka. Dengan begitu, pengguna bisa mendapatkan inspirasi secara lebih langsung dari dunia di sekitar.

Selain mengikuti Local Guide, kini Google Maps juga bisa menemukan promo restoran. Berpartner dengan Eatigo, pengguna sekarang bisa menemukan promosi restoran di satu tempat.

Terakhir, yang diumumkan Google terkait layanan Maps adalah verifikasi otomatis listingan Google Bisnisku. Melalui kemitraan baru dengan Pemerintah Jakarta (JakEvo), mulai bulan Desember ini jika mengajukan permohonan izin usaha melalui JakEvo, bisnis akan otomatis dicantumkan dan diverifikasi di Google Bisnisku.

Google Assistant
Selain mengumumkan Kormo, optimasi Google Search dan Maps, layanan asisten virtual Google Assistant tak luput mendapatkan sentuhan. Google Assistant kini bisa membantu user lebih banyak lagi melalui integrasi dengan aplikasi dan layanan yang sudah sering digunakan, termasuk brand-brand lokal terkemuka misalnya Gojek.

Google Assistant kini memungkinkan action aplikasi Gojek dengan jadwal user yang sibuk dan waktu yang terbatas, memesan makanan online menjadi solusi yang mudah. Tidak hanya memesan makanan, user juga bisa mengecek status pesanan hanya dengan mengucapkan ‘Pesan Martabak dari Gojek’. Action ini akan membantu menampilkan daftar merchant dengan cepat.

Selain itu, Google Assistant juga mendukung akses melalui telepon. Selama beberapa bulan terakhir, Google telah menguji coba Akses Telepon Asisten Google dengan Indosat Ooredoo.

Layanan ini memungkinkan pengguna Indosat untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat dari Asisten Google dengan menelepon 696 (bebas pulsa) tanpa koneksi internet atau data.

Google Assistant juga dioptimalkan untuk setelan privasi. Asisten kini dikatakan lebih bersifat pribadi untuk user dan Google mengatakan telah menangani data dan privasi pengguna dengan sangat serius.

Pada momen Google4ID 2019, Google memberi pengguna kontrol yang lebih besar lagi atas privasi dengan menjadikannya lebih mudah digunakan melalui perintah suara yang sederhana. Pengguna sekarang dapat menghapus data aktivitas Anda di Asisten Google dengan mudah. Cukup katakan, ‘Ok Google, lupakan apa yang baru saja aku bilang ke kamu’ atau ‘Ok Google, aku mau kamu hapus percakapan minggu lalu’.

Google Shopping
Yang terakhir yang diumumkan Google di acara Google4ID cocok bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Melalui Google Shopping, kini layanan Google tersebut dapat menghubungkan toko besar maupun kecil dengan pelanggan online.

Google Shopping dilengkapi fitur penelusuran prediktif (queryless) dan dirancang untuk aktivitas browsing. Halaman ini merupakan sebuah destinasi bagi pengguna untuk menelusuri berbagai kategori produk dan menemukan produk dari ribuan toko online dan offline.

Dan mulai hari ini, orang-orang Indonesia yang ingin berbelanja dapat melihat penawaran produk dalam bahasa Indonesia dan Inggris, serta bahasa Jawa dalam beberapa bulan ke depan. Untuk memastikan manfaat pertumbuhan pesat ekonomi digital juga bisa dinikmati bisnis baik besar maupun kecil, Google mengumumkan bahwa untuk pertama kalinya, peretail offline dapat memunculkan produk mereka di Google Shopping hanya dengan membuat profil Google Bisnisku dan mem-posting-nya.

▶ Sumber : Jawapos ◀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: