Hal yang Harus Diketahui soal Rekrutmen Pegawai Kontrak Setara PNS

Sketsanews.com, Jakarta – Pemerintah akan melaksanakan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau pegawai setara PNS tahap pertama pada 23 Februari hingga 24 Februari 2019 mendatang.

Rekrutmen tenaga pegawai setara PNS ini dilakukan seiring kebutuhan pegawai pemerintah saat ini cukup mendesak. Rekrutmen PPPK tahap pertama dilakukan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK yang merupakan turunan dari Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam beleid tersebut, ada dua pembagian dalam ASN yakni PNS dan PPPK. Rekrutmen PNS sendiri telah dilakukan pada tahun lalu. Untuk mencukupi kebutuhan ASN, maka salah satu caranya dengan membuka peluang bagi PPPK. Rekrutmen PPPK juga sebagai langkah rekrutmen CPNS yang sebelumnya tidak lulus. Berikut adalah beberapa hal yang harus diketahui soal PPPK dilansir dari Detik.com

comRekrutmen PPPK atau pegawai pemerintah setara PNS dilaksanakan di berbagai pemerintah daerah. Sebagian besar yang mendaftar adalah mereka yang sebelumnya merupakan pegawai honorer baik di tingkat dinas, lembaga hingga guru honorer.

Selain pemerintah daerah, ada juga dua instansi dari pemerintah pusat yakni Kemenristek Dikti dan Kementerian Agama yang juga membutuhkan tenaga PPPK. Nantinya, mereka akan bekerja seperti biasa, hanya bedanya tingkat kesejahteraan mereka akan setara dengan gaji PNS.1.310 Soal Seleksi

Kemendikbud telah menyerahkan ribuan soal tepatnya 1.310 soal yang akan digunakan untuk tes PPPK kepada Kemendagri. Bagi pelamar yang telah lolos administrasi akan mengikuti seleksi kompetensi dan wawancara.

Adapun jenis seleksi PPPK tersebut antara lain seleksi kompetensi manajerial sebanyak 530 soal, kompetensi sosio kultural 130 soal, uji kompetensi teknis 520 soal, dan wawancara tertulis 130 soal.

Secara rinci, seperti dijelaskan dalam PP No. 49 tahun 2018 tentang Manajemen PPPK dijelaskan bahwa kompetensi manajerial merupakan pengetahuan keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dikembangkan untuk memimpin dan/atau mengelola unit organisasi.

Kompetensi teknis yakni terkait pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dikembangkan yang spesifik berkaitan dengan bidang teknis jabatan.

(Tb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: