Harga Bawang Merah Anjlok Hingga 25% Dari Harga Normal Dipasaran

Sketsanews.com, Bojonegoro – Pasca imlek harga bawang merah di pasaran anjlok hingga 25% dari harga normal, menurut pedagang hal tersebut disebabkan akibat banyaknya pasokan bawang merah ditingkat petani.

Terpantau di Pasar Kota Bojonegoro, pasca imlek harga bawang merah di tingkat pedagang turun hingga persentase 25% dari harga normalnya.

Sementara harga normal bawang merah, sebelumnya mencapai Rp 25 sampaiRp 30 ribu perkilogramnya, kini anjlok menjadi Rp 15 ribu  perkilogramnya untuk kualitas super.

Menurut pedagang anjloknya harga bawang merah tersebut, disebabkan akibat banyaknya pasokan dari petani bawang merah.

Sri, salah satu pedagang, mengatakan, pedagang biasanya membeli bawang merah langsung di tingkat petani daerah Kedungadem, Bojonegoro dan Nganjuk yang saat ini mengalami panen raya.

Sementara untuk kebutuhan dapur lainnya seperti cabe rawit merah, ditingkat pedagang harga harganya terpantau  stabil. Yakni Rp 20 ribu dan untuk cabe rawit hijau Rp 16 ribu perkilogramnya.

“Harga stabil juga terjadi pada kebutuhan dapur, bawang putih yang stabil diharga Rp 17 ribu perkilogramnya,” jelas Sri.

Dengan naik turunya harga bawang merah tersebut pedagang hanya bisa pasrah, karena saking banyaknya pasokan dari para petani  menyebabkan bawang merah ditangan pedagang sebagian kualitasnya buruk, seperti dikutip dari pojokpitu. (Tb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: