Harga Cabai Tembus Rp 75 Ribu, Kejari Tasikmalaya Jual 50 Persen Lebih Murah

Harga cabai merangkak naik (Istimewa)

Harga cabai merangkak naik (Istimewa)

Sketsanews.com, Tasikmalaya – Memasuki musim kemarau, harga cabai di sejumlah daerah merangkak naik. Seperti yang terjadi di Garut dan Tasikmalaya, Jawa Barat, yang kini tembus hingga Rp 75 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang di Pasar Guntur Ciawitali Garut Ridwan Maulana (23) mengatakan, harga cabai merangkak naik sejak seminggu lalu. Biasanya harga cabai berkisar Rp 25-30 ribu, kini menjadi Rp 75 ribu per kilogram.

“Kalau untuk daya beli masyarakat normal. Biasanya harga normal lagi saat para pemasok panen raya di musim penghujan,” ujar Ridwanseperti  dilansir dari Detik, Rabu (11/7/2019).

Foto: Deden R/Dok, Dtk

Sementara itu di Kejari Kabupaten Tasikmalaya turut membantu warga dengan menjual cabai dengan harga murah. Meski harus antre dan kepanasan, namun pasar murah tersebut tetap diserbu oleh warga.

Pasar murah ini digelar dalam rangka hari jadi Ikatan Adhyaksa Darmakarini ke-19 tahun. Di tempat ini harga cabai dijual dengan harga Rp 36 ribu atau sekitar 50 persen lebih murah dari pasar.

“Cabai rawit di pasar Rp 60 ribu per kilogram, kami hanya jual Rp 6 ribu seperempat atau Rp 36 ribu per kilogram. Mudah-mudahan pasar murah ini bisa membantu masyarakat,” kata Kajari Kabupaten Tasikmalaya Sri Tatmala.

Foto: Deden R/Dok, Dtk

Selain cabai, pasar murah ini juga menjual aneka bahan pokok seperti daging sapi, beras, minyak, telur ayam, sembako, hingga aneka sayuran dengan harga murah.

Salah satu warga Holis mengaku senang dengan adanya pasar murah tersebut. “Tadi beli cabai sama sembako. Cabai di pasar mahal Rp 60 ribu, kalau di sini setengahnya,” ujar ibu rumah tangga ini. (dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: