Sketsa News
Home Berita, Berita Terkini, News, Peristiwa Hendak Mudik, Ibu ini Melahirkan di Kereta Api

Hendak Mudik, Ibu ini Melahirkan di Kereta Api

TENGOK BAYI: Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto ditemi Jamil (ayah anak) saat melihat bayi yang dilahirkan di KA Kertajaya Lebaran. (suaramerdeka.com / Hendra Setiawan)

Sketsanews.com, Semarang – PAK…Perutku sakit, kelihatannya bayinya mau keluar… Nuzulul Hikmah (23) pun meminta suaminya, Jamil (31) untuk menyampaikan kondisinya kepada kondektur KA Kertajaya Lebaran, kemarin. Dengan peralatan sederhana, persalinan pun dilakukan di gerbong makan, selama perjalanan dari Mangkang-Jrakah.

Nuzulul Hikmah melahirkan putri keduanya di KA Kertajaya Lebaran dengan jurusan Pasar Senen / Jakarta – Surabaya Pasar Turi. Awalnya, penumpang ekonomi Gerbong 4 nomor kursi 13 B ini merasakan kontraksi setelah buang air kecil, tepatnya saat kereta berada di Kaliwungu Kendal.

“Saya tidak menyangka, anak kedua saya akan lahir di kereta. Umur kandungan, masih delapan bulan. Rencana awal, persalinan akan dilakukan di Pamengkasan Madura. Tapi anak kedua saya sudah lahir di kereta, sekitar pukul 15.30. Rencananya, saya akan beri nama Faridatul Jamilah,” ujar Jamil, kemarin.

Penumpang pun dibawa ke gerbong makan. Proses persalinan berlangsung cepat, tidak ada 15 menit. Beruntung, ada salah satu penumpang yang berprofesi sebagai bidan. Tim dari cew KA pun ikut membantu persalinan. Bayi perempuan dengan berat 2,5 kg pun akhirnya keluar. Bidan yang membantu persalinan memotong tali pusar bayi tersebut.

Kondisi Sehat

Saat kereta api berhenti di Stasiun Tawang, Semarang, Nuzulul dan bayinya langsung dibawa ke RS Pantiwilasa Dr Cipto Semarang, menggunakan ambulance. Setelah persalinan, keduanya dibawa di ruang Helsa nomor 2. Saat ini, ibu dan anak dalam kondisi sehat. “Saya akan menunda perjalanan ke Pamekasan sampai dokter mengizinkan istri dan anak pulang. Setidaknya dalam 1×24 jam. Meski tertunda, yang penting keduanya sehat,” ujar Jamil.

Jamil bekerja di Jakarta, dan pada Lebaran ini ingin pulang ke kampung halamannya Pamengkasan Madura. Sedangkan istrinya kelahiran Sampang Madura. Bersama anak pertamanya, Nailatul Lifah (3) mereka ingin mudik ke Madura untuk berjumpa keluarga.

Sementara itu, seperti dilansir dari Suaramerdeka, Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto menjelaskan, saat mengetahui ada penumpang KA Kertajaya Lebaran yang akan melahirkan, dirinya langsung menghubungi RS Pantiwilasa Dr Cipto. Pihaknya pun juga langsung menyiapkan ambulance di Stasiun Tawang untuk membawa ke rumah sakit.

Dia menjelaskan, dalam proses persalinan, selain ada crew KA, juga dibantu oleh penumpang yang berprofesi bidan. Penumpang yang sebelumnya ada di gerbong ekonomi, kemudian dibawa ke gerbong makan. Persalinan berjalan lancar, dan sesampainya di Stasiun Tawang, langsung dibawa ke RS.

“Melahirkan di kereta menjadi yang pertama di lingkup Daop 4 Semarang pada Lebaran tahun ini. Dalam kondisi seperti ini, kami sudah siapkan beberapa hal bagi penumpang. Termasuk menyiapkan ambulance dan RS rujukan, untuk penanganan lebih lanjut,” imbuh Suprapto saat ditemui di RS Pantilasa Dr Cipto. (Wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: