Sketsa News
Home Berita, Editorial, News, Politik Hentikan Wabah Kebodohan Jokowi Menjadi Virus Otak Kita

Hentikan Wabah Kebodohan Jokowi Menjadi Virus Otak Kita

jokowi

Oleh Ir. Iwan Sumule (Jubir Jaringan Aktivis ProDEM) pada hari Minggu, 29 Mar 2015

Sketsanews.com, Jakarta – Belum juga setahun Presiden Jokowi memerintah, tapi telah begitu banyak memproduksi kekacauan dan kehancuran negara melalui istana negara. Jokowi mengubah istana negara menjadi pabrik yang gemar memproduksi masalah dan  kekacauan negara dari pusat harapan penyelesaian berbagai masalah rakyat dan bangsa.

Bukan semata kekacauan dan penghancuran negara yang diciptakan Jokowi, tapi juga telah banyak pelanggaran konstitusi dan aksi tipu-tipu yang dilakukan terhadap 200-an juta rakyat Indonesia. Ini dapat dikategorikan sebagai bentuk pengkhianatan kepada negara seperti yang tertuang dalam pasal 7A UUD 1945 (hasil amandemen).

Belum lagi janji-janji kampanye saat pilpres lalu yang satu persatu diingkari Joko Widodo. Mulai dari janji yang tak akan berutang kepada asing, menghapus subsidi BBM, tak akan mengimpor beras serta masih banyak lagi pengingkaran atas janji-janji kampanye yang telah dilakukan Jokowi saat Pilpres 2014 lalu.

Dari sejumlah kebijakan yg dikeluarkan, cara diplomasi internasional model petugas pemasaran yang mempermalukan bangsa dan negara Indonesia, serta pernyataannya yang saling bertolakbelakang satu dengan yang lain, menunjukkan Jokowi sedang memimpin tanpa akal sehat, tanpa teori, tanpa norma dan filosofi.

Bangsa dan negara kita sedang terkena musibah besar, mirip bangsa Jerman yang menjadi pusat revolusi pemikiran dan filsafat, namun harus menerima dan mendukung seorang pemimpin seperti Adolf Hitler yang dikategorikan “gila”, dikutip dari TeropongSenayan.

Kini, bangsa kita harus menerima nasib paling sial sepanjang sejarah negeri ini dimerdekakan, karena dipimpin seorang Presiden dengan cara bodoh, tanpa akal sehat, tanpa teori, juga tanpa norma dan filosofi.

Jika Jokowi tak segera dilengserkan dari kursi Presiden, maka dipastikan “wabah kebodohan” yang merupakan genetikanya Jokowi akan menular dan menjadi virus di dalam otak seluruh kaum terpelajar dan seluruh rakyat. (As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: