IAIN Palu Butuh Kelas Baru

Kondisi gedung Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu yang rusak akibat gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (5/10). Istimewa

Kondisi gedung Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu yang rusak akibat gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (5/10). Istimewa

Sketsanews.com, Palu – Bantuan kelas belajar sangat dibutuhkan untuk pemulihan dan peningkatan kualitas akademik pascabencana gempa dan tsunami yang menerjang kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah.

“Iya, kita butuh bantuan kelas belajar, karena saat bencana tsunami menerjang banyak bangunan gedung termasuk kelas belajar rusak diterjang tsunami,” ucap Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan IAIN Palu, Dr Kamaruddin, di Palu, Rabu (24/4/2019).

Dia menjelaskan, saat bencana gempa dan tsunami menerjang perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) tersebut, kurang lebih 50 kelas terdampak sehingga rusak berat tidak layak di gunakan untuk proses belajar dan mengajar.

Berdasarkan pantauan di IAIN Palu, Rabu, proses belajar dan mengajar setelah tujuh bulan bencana, masih berlangsung di kelas-kelas darurat.

Selain berlangsung di kelas darurat, perkuliahan juga berlangsung di teras-teras gedung, bahkan ada sebagian dosen dan mahasiswa melangsungkan proses belajar dan mengajar di gedung bekas terdampak tanpa dinding.

“Seperti itulah kondisi sementara atau kondisi pascatsunami menerjang IAIN Palu. Karena itu kami harus akui bahwa IAIN Palu butuh bantuan kelas belajar,” ujar dia.

Dia mengatakan bahwa kelas belajar sangat mendesak dibangun agar proses perkuliahan bisa lebih baik.

Kondisi IAIN Palu pascatsunami yang porak-poranda telah ditinjau pejabat negara meliputi beberapa kementerian, mulai dari Kementerian Agama, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Wakil Presiden, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Yang terakhir meninjau yaitu dari pihak Bappenas, kami sangat berharap agar Bappenas dapat membantu IAIN Palu dalam upaya pemulihan,” pungkasnya. (Ad)

Sumber: Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: